Artikel/Kehamilan/Bolehkah Naik Pesawat Saat Hamil

Bolehkah Naik Pesawat Saat Hamil

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Ada yang mengatakan kalau ibu hamil tidak boleh naik pesawat karena dapat membahayakan janin. Benarkah demikian? Ini faktanya.
bolehkah-naik-pesawat-saat-hamil

dr. Junita Tarigan

Terkadang ibu hamil merasa ragu dan khawatir jika harus bepergian naik pesawat. Sebab, ada yang mengatakan kalau naik pesawat saat hamil dapat membahayakan janin dalam kandungan. Namun, apakah anggapan tersebut benar?

Secara umum, Mama diizinkan untuk bepergian naik pesawat selama tidak ada komplikasi kehamilan. Mama boleh melakukan perjalanan udara pada trimester kedua, setelah Mama melewati gejala morning sickness pada trimester pertama dan dengan risiko keguguran yang rendah.

Namun, Mama tidak disarankan untuk naik pesawat setelah usia kehamilan 36 minggu (atau setelah usia kehamilan 32 minggu pada Mama dengan kehamilan kembar). Beberapa maskapai sudah melakukan pembatasan penerbangan bagi ibu hamil dengan usia kehamilan 28 minggu.

Risiko Naik Pesawat Saat Hamil
Perjalanan jauh yang memakan waktu lebih dari empat jam berisiko menyebabkan pembekuan darah, terutama di pembuluh darah anggota gerak seperti tungkai kaki. Hal ini kemudian bisa memicu terjadinya deep vein thrombosis (DVT) atau sumbatan pada sistem sirkulasi dan paru.

Mama dapat mencegah terjadinya DVT dengan minum air dalam jumlah yang cukup dan menggerakkan tungkai kaki setiap 30 menit. Penggunaan stocking kompresi untuk mencegah pembengkakan juga bisa menjadi pertimbangan.

Salah satu hal yang juga sering dikhawatirkan ibu hamil adalah body scan sebagai jaminan keamanan saat penerbangan. Namun, body scan ini tidak terbukti menimbulkan bahaya untuk Mama dan janin dalam kandungan.

Adanya sinar radiasi selama penerbangan juga tidak terbukti menimbulkan gangguan terhadap kehamilan. Akan tetapi, jika Mama seorang pilot, pramugari, atau rutin melakukan penerbangan karena urusan pekerjaan, jumlah paparan radiasi ini dapat melebihi ambang batas normal dan membahayakan untuk kehamilan.

Persiapan yang Harus Mama Lakukan Sebelum Naik Pesawat
Sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat, sebaiknya Mama berkonsultasi dengan Dokter untuk memastikan tidak adanya komplikasi kehamilan. Beberapa persiapan lain yang harus Mama jalani adalah:

1. Cek Kebijakan Maskapai Penerbangan
Setiap maskapai penerbangan memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait dengan kehamilan. Mama dapat mengecek apakah Mama sudah memenuhi kebijakan dan persyaratan tersebut.

Selain itu, pastikan asuransi kesehatan yang Mama miliki tetap berlaku di tempat tujuan.

2. Pastikan Diri Mama “Aman”
Beberapa minggu sebelum melakukan perjalanan, sampaikan rencana Mama kepada dokter, terutama jika Mama memiliki masalah medis lain.

Mama mungkin akan mendapatkan saran untuk menyediakan stocking dekompresi, obat mual yang aman untuk kehamilan, obat untuk perut kembung dan diare, asuhan prenatal, informasi mengenai fasilitas kesehatan di tempat tujuan dan vaksinasi untuk influenza.

3. Prosedur Selama Penerbangan
Beberapa hal yang harus Mama lakukan sesaat sebelum penerbangan adalah:

  • Hindari makanan yang mengandung gas tinggi seperti kacang, kubis, dan brokoli sesaat sebelum penerbangan serta minuman berkarbonasi tinggi. Makanan ini akan menimbulkan perasaan tidak nyaman selama penerbangan.
  • Gunakanlah sabuk pengaman dengan baik. Mama dapat mengikatkan sabuk pengaman di tulang panggul persis di bawah perut.
  • Minumlah air putih dalam jumlah cukup. Jika Mama mengalami dehidrasi, maka akan menurunkan aliran darah ke rahim dan mengganggu suplai makanan terhadap janin.
  • Gerakkan tungkai setiap 30 menit selama Mama berada di pesawat, agar aliran darah lancar dan tidak terjadi pembekuan.
  • Cari posisi tempat duduk yang nyaman untuk Mama.

Melakukan perjalanan udara saat hamil umumnya diperbolehkan, selama Mama tidak mengalami komplikasi. Yang penting, persiapkan diri dengan baik sebelum dan saat penerbangan agar Mama dan si Kecil dalam kandungan senantiasa aman. Ingat, selalu konsultasikan diri ke Dokter sebelum Mama bepergian naik pesawat, ya!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
11
8
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
RN

aplikasi ini sangat membantu..

  • 4
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas tanggapannya ya Ma. Salam hangat Mama dan Si Kecil. :) ^sr

  • 1
AA

Kalau naik kereta api 7 jam sama ya bund treatmentnya?

  • 1
AA

Kalau naik kereta api 7 jam sama ya bund treatmentnya?

  • 1
AA

Kalau naik kereta api 7 jam sama ya bund treatmentnya?

  • 1
AS

kalo naik bus 9 jam ?

  • 1

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image