Artikel/Kehamilan/Bolehkah Bepergian Jauh Saat Trimester Ketiga?

Bolehkah Bepergian Jauh Saat Trimester Ketiga?

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Terkadang ada hal-hal yang mengharuskan ibu hamil harus bepergian jarak jauh. Namun, amankah jika melakukan perjalanan pada trimester ketiga?
bolehkah-bepergian-jauh-saat-trimester-ketiga

dr. Indria Sari

Selama kehamilan Mama sehat dan tidak memiliki komplikasi, umumnya dokter masih memperbolehkan untuk bepergian jauh saat hamil.

Meskipun waktu yang terbaik untuk melakukan perjalanan adalah saat trimester kedua (usia kehamilan 14-28 minggu), pada dasarnya Mama masih dapat bepergian hingga trimester ketiga.

Hanya saja, pandemi COVID-19 yang diumumkan WHO (World Health Organization) sejak Maret 2020 lalu menyebabkan pemerintah memberlakukan aturan baru untuk menyesuaikan dengan usaha pencegahan penyebaran kasus corona.

Mengingat situasi pandemi yang belum terkendali, anjuran terbaik bagi semua orang adalah tinggal di rumah dan menghindari bepergian sebisa mungkin. Namun, apabila memang harus bepergian, pastikan Mama telah mengetahui aturan-aturan yang berlaku di daerah tempat tinggal juga tujuan Mama agar dapat dijalankan dengan baik.

Tips Bepergian Jauh bagi Ibu Hamil
Jika Mama ingin bepergian jauh, berikut tips yang dapat diterapkan agar selalu aman dan nyaman:

1. Tentukan moda bepergian yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi Mama
Terkait dengan pandemi COVID-19, kita disarankan untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Bepergian dengan transportasi umum seperti pesawat, bis, kereta api, dan kapal laut akan meningkatkan risiko Mama terpapar COVID-19. Sedangkan bepergian dengan kendaraan pribadi akan memberikan lebih banyak keleluasaan, namun mungkin akan memakan waktu yang lebih lama.

Pertimbangkan dengan cermat keuntungan dan kerugian masing-masing moda transportasi sebelum memilih.

2. Konsultasi kepada Dokter terlebih dahulu
Meskipun Mama merasa kehamilan sehat dan lancar, tetaplah memeriksakan diri dan berdiskusi terlebih dahulu dengan Dokter sebelum bepergian.

Apabila melakukan perjalanan udara, Mama akan diminta untuk menunjukkan surat keterangan dari Dokter yang menyatakan usia kehamilan Mama dan bahwa Mama tidak memiliki risiko yang tidak disarankan untuk bepergian, seperti preeklampsia, ketuban pecah dini, dan persalinan prematur.

3. Cek aturan di daerah tempat tinggal dan daerah tujuan
Periksalah aturan yang diberlakukan otoritas pemerintah di daerah Mama dan daerah tujuan Mama terkait pencegahan penyebaran COVID-19.

Aturan-aturan ini dapat berubah sewaktu-waktu terkait kondisi pandemi. Oleh karena itu, pastikan Mama telah memenuhi persyaratan terbaru yang berlaku.

4. Jalankan protokol kesehatan dengan baik
Tetaplah disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran kasus COVID-19. Gunakan masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan sepanjang waktu perjalanan.

Pastikan Mama selalu memiliki hand sanitizer, tisu basah, dan masker cadangan di tas agar memudahkan selama perjalanan. Jangan lupa, lakukan prosedur keselamatan seperti menggunakan sabuk pengaman sepanjang perjalanan.

5. Lakukan cara untuk mencegah trombosis vena dalam
Penelitian menunjukkan bahwa duduk terus-menerus selama 4 jam ketika bepergian dapat meningkatkan risiko trombosis vena dalam, terutama pada ibu hamil.

Trombosis vena dalam adalah kondisi ketika terbentuk bekuan darah pada pembuluh vena di tungkai bawah. Risiko ini dapat dicegah dengan minum banyak air putih, memakai pakaian longgar, berjalan-jalan atau melakukan peregangan setiap beberapa waktu, serta menggunakan stoking khusus.

Dalam memilih stoking, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter agar dapat dipilih stoking yang sesuai dengan kondisi Mama.

6. Siapkan makanan dan minuman untuk bekal
Selain obat-obatan dan suplemen yang rutin Mama konsumsi, siapkan pula sejumlah makanan dan minuman untuk bekal selama perjalanan.

Namun, apabila Mama harus membeli di perjalanan, pastikan makanan dan minuman yang dipilih memiliki nutrisi yang sesuai, dimasak matang, dan terjaga higienitasnya.

Hal-Hal yang Harus Diwaspadai Selama Bepergian
Selama bepergian, waspadalah terhadap tanda-tanda kegawatdaruratan dalam kehamilan. Tanda-tanda tersebut adalah:

  • Darah yang keluar dari vagina
  • Nyeri perut atau kontraksi
  • Sakit kepala terus-menerus
  • Gangguan penglihatan
  • Pembengkakan pada wajah atau tangan
  • Muntah dan diare yang berat
  • Bengkak, nyeri, dan kemerahan di kaki

Apabila Mama mengalami salah satu atau beberapa dari tanda tersebut, segeralah pergi ke rumah sakit untuk mencari pertolongan medis.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image