Artikel/Kehamilan/Bayi Tak Kunjung Lahir, Apa yang Harus Dilakukan?

Bayi Tak Kunjung Lahir, Apa yang Harus Dilakukan?

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Jika bayi tak kunjung lahir meski sudah lewat tanggal prediksi, ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Apa saja?
bayi-tak-kunjung-lahir-apa-yang-harus-dilakukan

dr. Indria Sari

Kehamilan normal biasanya berlangsung selama 40 minggu. Namun, sebagian kecil kehamilan dapat melebihi 42 minggu dan hal ini dikatakan sebagai kehamilan lewat waktu.

Hingga saat ini, belum diketahui alasan pasti mengapa dapat terjadi kehamilan lewat waktu.

Mengapa Si Kecil Tak Kunjung Lahir?
Perkiraan waktu lahir biasanya dihitung 40 minggu dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Apabila waktu perkiraan lahir telah dilewati namun Si Kecil tak kunjung lahir, ada beberapa kemungkinan penyebabnya, seperti:

  • Mama mungkin keliru menghitung HPHT sehingga terjadi kesalahan dalam memperkirakan waktu kelahiran.
  • Siklus menstruasi tidak teratur.
  • Tidak dilakukan USG pada awal kehamilan, yang merupakan cara yang lebih akurat dalam menentukan usia kehamilan.

Mempertimbangkan adanya kemungkinan kesalahan dalam perhitungan hari perkiraan lahir, biasanya kehamilan yang melewati 40 minggu belum dikatakan telah lewat waktu. Karena dokter masih dapat menunggu tanda-tanda persalinan hingga dua minggu ke depan.

Namun, apabila telah melewati 42 minggu dan Si Kecil masih belum lahir juga, maka kehamilan dikatakan telah melewati waktu.

Risiko Kehamilan Lewat Waktu
Kehamilan lewat waktu berisiko baik bagi Mama maupun Si Kecil. Setelah kehamilan melewati 42 minggu, dapat terjadi penurunan fungsi plasenta sehingga jumlah oksigen dan nutrisi yang dihantarkan kepada Si Kecil berkurang.

Hal ini dapat mengakibatkan Si Kecil tidak tumbuh dengan baik, terdapat tanda-tanda stres pada janin, serta meningkatkan risiko lahir mati.

Selain itu, apabila Si Kecil tumbuh sehingga menjadi terlalu besar, Mama dapat kesulitan melahirkan secara normal.
Dapat pula terjadi penurunan jumlah cairan ketuban yang membuat plasenta terjepit, serta mengganggu pasokan oksigen dan nutrisi Si Kecil. Apabila terjadi, hal-hal ini dapat meningkatkan risiko Mama melahirkan secara SC.

Apabila Terjadi Kehamilan Lewat Waktu
Biasanya dokter masih dapat menunggu hingga 41 minggu sebelum melakukan tindakan lebih lanjut. Namun, jika setelah 41 minggu belum ada tanda-tanda persalinan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui keadaan si Kecil di dalam kandungan.

Pemeriksaan ini akan menilai apakah si Kecil masih sehat dan aktif, serta apakah jumlah cairan ketuban masih normal.
Apabila tidak ditemukan masalah, dokter akan menunggu tanda-tanda persalinan muncul dengan sendirinya. Namun, apabila ditemukan masalah, dokter mungkin akan menyarankan Mama melakukan induksi untuk mempercepat proses persalinan.

Induksi Persalinan
Induksi persalinan adalah prosedur medis untuk merangsang kontraksi rahim. Dokter dapat melakukan hal-hal berikut untuk menginduksi persalinan:

  • Mematangkan serviks (leher rahim) dengan menggunakan obat-obatan, seperti analog prostaglandin yang diletakkan di vagina maupun dengan menggunakan balon untuk membantu pembukaan serviks.
  • Menggunakan oksitosin melalui infus untuk merangsang kontraksi rahim. Dokter dapat meningkatkan dosisnya secara berkala hingga didapat hasil yang sesuai.
  • Stripping atau sweeping (mengupas atau menyapu) selaput ketuban. Dokter atau bidan akan melakukannya dengan menggunakan jari yang terbungkus sarung tangan steril untuk memisahkan selaput ketuban dari dinding rahim, sehingga merangsang proses persalinan.
  • Memecahkan selaput ketuban.

Pilihan apa pun yang disarankan oleh dokter, baik menunggu ataupun induksi, teruslah berkomunikasi dengan dokter. Apabila Mama menunggu di rumah, pastikan Mama sudah mengetahui dan memiliki rencana tentang apa yang harus dilakukan jika tanda-tanda persalinan tiba.

Pastikan juga transportasi ke rumah sakit selalu siap sedia. Sementara itu, cobalah untuk tidak terlalu stres dan nikmatilah masa-masa akhir kehamilan Mama sebisa mungkin.

 

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
8
7
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
ST

you😍🤗😘

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas sharing nya ya Mama. :) ^sr

  • 0
WS

sebenar nya cara melakukan aktivitas seperti apa biar cepat tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Mima share tipsnya ya: banyak jalan kaki, senam hamil di bawah bimbingan instruktur ahli, berhubungan intim dengan suami, menstimulasi puting payudara, dan hilangkan rasa cemas ya Mama. ^sr

  • 0
M

apa yang bisah di lakukan agar persalinan cepat

  • 0
Admin MIMA

Mima share tipsnya ya: banyak jalan kaki, senam hamil di bawah bimbingan instruktur ahli, berhubungan intim dengan suami, menstimulasi puting payudara, dan hilangkan rasa cemas ya Mama. ^sr

  • 0
AE

kalok perutnya kencang dan keras trus tmbh bagian bawah udah tampilkan selengkapnya

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image