Amankah Pijat Saat Hamil Muda?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/LIPP6rS7lvjgIa8C_NAqT/original/517amankah-pijat-saat-hamil-muda-by-kzenon-shutterstock.jpg)
dr. Marlene Abigail
Nyeri punggung merupakan hal yang kerap dialami oleh ibu hamil muda. Berdasarkan penelitian, 6 dari 10 ibu hamil merasakan nyeri pada punggung. Hal ini tentunya akan terasa cukup mengganggu.
Tak perlu khawatir. Katanya, pijat bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi nyeri punggung saat hamil muda. Akan tetapi, amankah pijat saat hamil?
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pijat Saat Hamil
Boleh-boleh saja, kok, melakukan pijat saat hamil muda. Pijat memang dapat mengurangi rasa nyeri pada punggung. Namun, Mama tetap harus memperhatikan usia kandungan dan kondisi kehamilan. Berikut adalah panduan yang perlu Mama ketahui jika ingin pijat:
- Pastikan Usia Kehamilan
Pijat aman dilakukan jika kehamilan berusia 12 minggu atau pada trimester kedua. Mama biasanya direkomendasikan untuk pijat jika morning sickness sudah berkurang. - Konsultasikan kepada Dokter Kandungan
Untuk memastikan bahwa kehamilan Mama aman untuk melakukan pijat, sebaiknya konsultasikan dahulu kepada dokter kandungan. Jika kehamilan Mama berisiko, dokter mungkin tidak akan merekomendasikan Mama untuk pijat.
Terapis biasanya juga akan meminta surat keterangan dari dokter kandungan yang menyatakan bahwa Mama aman untuk dipijat.
- Ketahui Bagian Tubuh yang Aman dan Dilarang untuk Dipijat
Tidak semua bagian tubuh aman untuk dipijat. Oleh sebab itu, sebaiknya Mama mengetahui bagian-bagian tubuh yang boleh mendapatkan tekanan dan relaksasi.
Bagian Tubuh yang Aman dan Berbahaya Untuk Dipijat
Saat pijat, penting untuk memperhatikan daerah tubuh yang akan dipijat. Jika tidak, hal ini dapat memicu kontraksi dini. Kaki merupakan area yang boleh dipijat karena ibu hamil tentunya sering merasa pegal karena melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, hindari memijat di sekitar mata kaki.
Punggung juga aman untuk dipijat. Namun, Mama tetap harus memastikan area tersebut dipijat dengan lembut agar tetap terasa nyaman dan aman bagi Si Kecil dalam kandungan.
Bagian tubuh yang harus dihindari dalam memijat adalah perut, pinggul, pinggang, dan dada. Apabila dipijat, area perut dapat memicu kontraksi yang mengakibatkan kelahiran prematur. Area pinggul dan pinggang tidak boleh dipijat karena berdekatan dengan janin, dan dapat meningkatkan risiko keguguran.
Area dada juga berbahaya bila mendapat tekanan pijatan, terutama jika usia kehamilan masih muda. Hal ini dapat mengakibatkan kontraksi atau persalinan prematur.
Hal lain yang tidak kalah penting dan harus diperhatikan adalah pijat saat hamil harus dilakukan oleh terapis yang sudah berpengalaman. Selain itu, gunakan minyak yang aman dan pastikan kandungan di dalamnya tidak akan memicu alergi bagi Mama.




kalau di usia kehamilan 5 minggu tidur masih boleh telentang tampilkan selengkapnya
- 12
Hai Mama, USG pertama bisa dilakukan sejak usia kehamilan 7 minggu untuk langkah awal mendeteksi kehamilan dan atau untuk mengetahui usia kehamilan dengan lebih tepat. Sedangkan untuk mengetahui jenis kelamin janin yaitu usia kehamilan 18-22 minggu 😊 ^ak
- 1
Hai Mama, hal tersebut wajar karena semakin besar ukuran rahim jadi menekan bagian bawah tubuh Mama. Mama bisa lakukan pemijatan ringan, peregangan, jaga postur tubuh supaya tetap tegak dan perbanyak istirahat 😊 ^ak
- 0
Dok, setelah USG pertama tbtb pendarahan warna pink tp serin tampilkan selengkapnya
- 1
Hai Mama, jika tidak terjadi secara terus-menerus umumnya masih bisa dianggap normal. Namun, jika pendarahan semakin banyak, disertai nyeri perut hebat atau kram, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter ya :) ^lm
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)