Artikel/Kehamilan/Akupuntur Saat Hamil, Apa Manfaatnya?

Akupuntur Saat Hamil, Apa Manfaatnya?

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Terapi akupuntur dapat membawa manfaat dalam kehamilan maupun persalinan Mama. Yuk, kita intip apa saja manfaatnya.
akupuntur-saat-hamil-apa-manfaatnya

dr. Marlene Abigail

Kehamilan merupakan perjalanan yang penuh dengan pasang surut. Selain tentunya membawa kebahagiaan, kehamilan juga membuat tubuh Mama terus-menerus berubah dan harus beradaptasi, sehingga tak dimungkiri dapat timbul rasa tidak nyaman.

Beberapa masalah kesehatan yang kerap terjadi saat hamil, mulai dari rasa mual, muntah, nyeri kepala, migrain, hingga nyeri pinggang, bisa mengganggu Mama setiap hari. Sementara, obat-obatan yang aman untuk ibu hamil terbatas dan tidak boleh dikonsumsi terlalu sering.

Tapi jangan putus asa, akupuntur bisa melengkapi terapi konvensional untuk mengurangi keluhan-keluhan Mama.

Akupuntur adalah terapi yang berasal dari pengobatan Tiongkok kuno yang kini sudah diakui secara medis dan dilakukan juga oleh Dokter, terutama dokter spesialis akupuntur klinik. Selain dapat mengurangi ketidaknyamanan Mama, akupuntur juga punya manfaat yang lain. Yuk, kita bahas apa saja manfaat akupuntur saat hamil.

Manfaat Akupuntur dalam Kehamilan
Selama kehamilan, akupuntur dapat bermanfaat untuk mengurangi atau mengatasi:

  • Mual, Muntah, dan Hiperemesis Gravidarum
    Beberapa penelitian membuktikan bahwa akupuntur dapat mengurangi keluhan mual dan muntah pada kehamilan. Bahkan bisa mengatasi hiperemesis gravidarum, suatu kondisi muntah-muntah yang berlebihan saat hamil.
  • Keluhan Tidur dan Makan Saat Mengalami Heartburn
    Akupuntur dapat membantu Mama untuk makan dan tidur dengan lebih baik saat sedang mengalami heartburn (rasa panas yang dirasakan di dada karena asam lambung yang naik ke kerongkongan).
  • Nyeri Otot, Nyeri Kepala, dan Migrain
    Akupuntur dapat mengurangi keluhan nyeri otot yang kerap terjadi selama kehamilan, umumnya berupa nyeri pinggang atau pinggul. Selain itu, juga dapat mengurangi nyeri kepala dan migrain.
    Akupuntur menstimulasi otak untuk melepaskan hormon endorfin yang mengurangi rasa nyeri, melatonin yang meningkatkan kualitas tidur, serta serotonin yang membuat mood lebih baik.
  • Konstipasi
    Konstipasi adalah masalah yang kerap terjadi saat hamil. Akupuntur dapat mengurangi konstipasi sehingga keluhan wasir pun berkurang.
  • Kecemasan dan Depresi
    Sebuah penelitian membuktikan bahwa akupuntur dapat mengurangi kecemasan dan depresi selama kehamilan.
  • Memperbaiki Aliran Darah dan Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
    Akupuntur dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi pada pasien preeklampsia dan memperbaiki aliran darah di rahim sehingga mengurangi keterlambatan pertumbuhan pada Si Kecil.

Manfaat Akupuntur dalam Persiapan Kelahiran
Terapi akupuntur pada bulan terakhir kehamilan dapat membantu persalinan Mama jadi lebih nyaman nantinya. Akupuntur mampu merangsang tubuh untuk melepaskan hormon prostaglandin yang bertugas untuk mematangkan leher rahim, dan juga hormon oksitosin yang merangsang kontraksi rahim.

Selain itu, akupuntur dapat membantu Mama untuk rileks, mengurangi nyeri serta ketegangan otot, dan memulihkan energi Mama sehingga siap menjalani persalinan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa akupuntur yang dilakukan rutin sebelum persalinan dapat membuat persalinan lebih efisien dan singkat, serta mengurangi kemungkinan dibutuhkannya intervensi medis seperti induksi persalinan, bius epidural, dan operasi Caesar.

Penelitian lain juga menambahkan bahwa akupuntur dapat menolong Mama yang berusia di atas 40 tahun melakukan persalinan normal.

Manfaat Akupuntur Saat Persalinan
Saat proses persalinan dimulai pun Mama dapat melakukan terapi akupuntur. Manfaatnya adalah meredam rasa nyeri akibat kontraksi dan juga nyeri pinggul. Karena itu, akupuntur juga dapat mengurangi kemungkinan Mama membutuhkan bius epidural.

Penelitian melaporkan bahwa akupuntur mengurangi risiko komplikasi persalinan, seperti perdarahan dan retensi urin. Skor APGAR (skor yang menilai keberhasilan bayi baru lahir untuk beradaptasi dengan dunia luar) pun ditemukan lebih tinggi pada bayi yang ibunya mendapatkan terapi akupuntur.

Itulah manfaat-manfaat akupuntur untuk kehamilan. Sebelum Mama mencoba, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter kandungan, ya.

 

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
12
6
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
merry el marif

boleh kan menjalankan akupuntur di kehamilan 28 week?

  • 0
Admin MIMA

Hai Ma, meski pada dasarnya akupuntur relatif aman dan membawa manfaat untuk ibu hamil, tetap disarankan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter ya Ma. Agar dapat disesuaikan dengan kondisi yang Mama alami. :) ^sr

  • 0
KN

usia 8 bulan belum di cek Hb apa bahaya

  • 0
Admin MIMA

Hai Ma, sebenarnya tidak ada panduan baku mengenai kapan batas maksimal pemeriksaan hemoglobin pada ibu hamil. Dokter dapat menyarankan untuk melakukan pemeriksaan hb jika dokter mencurigai adanya anemia pada ibu hamil. :) ^sr

  • 0
NA

apakah setiap ibu hamil wajib cek lab?

  • 0
Y

Apa itu akupuntur

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image