Manfaat Tummy Time untuk Si Kecil dan Caranya
:strip_icc():format(webp)/hb-article/HDm-XJvPMM3OCZK1ihXmc/original/yj9qjpqpi72whf695b47gb4kqj4oai63.jpeg)
Masa awal kehidupan bayi merupakan periode penting yang menentukan kualitas tumbuh kembangnya di kemudian hari. Salah satu stimulasi sederhana yang sangat dianjurkan oleh tenaga kesehatan adalah tummy time.
Meski terlihat sepele, manfaat tummy time sangat besar untuk mendukung perkembangan fisik, sensorik, dan motorik bayi.
Dengan melakukan tummy time secara rutin dan sesuai usia, bayi dapat melatih kekuatan otot, koordinasi tubuh, serta kesiapan untuk mencapai berbagai tahap perkembangan penting, seperti berguling dan merangkak. Berikut sejumlah manfaat tummy time untuk bayi:
Artikel lainnya: 8 Trik untuk Tummy Time yang Menyenangkan
1. Menurunkan Risiko Tortikolis
Salah satu manfaat tummy time yang penting adalah membantu menurunkan risiko tortikolis, yaitu kondisi leher bayi yang kaku atau cenderung miring ke satu sisi.
Bayi yang terlalu sering berada dalam posisi telentang berisiko mengalami ketegangan otot leher akibat tekanan yang terus-menerus di satu arah.
Dengan tummy time, bayi terdorong untuk menggerakkan kepala ke kanan dan kiri sehingga otot leher menjadi lebih seimbang dan fleksibel. Gerakan ini membantu mencegah pemendekan otot leher yang dapat menyebabkan tortikolis.
2. Meningkatkan Kemampuan Sensorik
Menurut Healthline, manfaat tummy time untuk bayi juga terlihat pada peningkatan kemampuan sensoriknya. Saat tengkurap, bayi akan menerima berbagai rangsangan dari lingkungan sekitar, seperti cahaya, suara, tekstur alas, dan wajah orang tua yang berada di depannya.
Stimulasi ini membantu otak bayi memproses informasi sensorik dengan lebih baik. Bayi belajar mengenali lingkungan melalui penglihatan, pendengaran, dan sentuhan secara bersamaan. Hal ini sangat penting untuk perkembangan sistem saraf pusat di masa awal kehidupan.
3. Memperkuat Otot Mata
Saat melakukan tummy time, bayi akan berusaha mengangkat kepala dan fokus pada objek di sekitarnya. Aktivitas ini membantu memperkuat otot mata dan meningkatkan kemampuan koordinasi antara mata dan otak.
Bayi akan belajar mengikuti gerakan benda atau wajah orang tua, yang secara bertahap meningkatkan ketajaman penglihatan dan kemampuan fokusnya. Halodoc menjelaskan bahwa tummy time dapat mendukung perkembangan visual bayi sejak dini.
4. Membantu Bayi Lebih Cepat Menguasai Kemampuan Merangkak
Salah satu manfaat tummy time yang paling dikenal adalah membantu bayi lebih cepat mencapai milestone motorik, termasuk merangkak.
Tummy time agar bayi cepat merangkak bekerja dengan cara memperkuat otot-otot inti seperti leher, bahu, lengan, dan punggung.
Otot-otot inilah yang sangat dibutuhkan bayi untuk menopang tubuhnya saat mulai belajar merangkak. Semakin sering bayi berlatih tengkurap, semakin siap pula tubuhnya untuk bergerak secara mandiri.
Artikel lainnya: Stimulasi Tepat untuk Melatih Bayi Merangkak
5. Menguatkan Otot Leher dan Bahu
Dampak baik dari tummy time untuk bayi selanjutnya adalah membantu memperkuat otot leher dan bahu. Saat tengkurap, bayi harus mengangkat dan menopang kepalanya sendiri. Gerakan ini melatih kekuatan otot secara alami tanpa paksaan.
Otot leher dan bahu yang kuat sangat penting agar bayi dapat duduk, berguling, hingga merangkak dengan stabil. Mayo Clinic menyarankan tummy time sebagai latihan dasar untuk memperkuat otot tubuh bagian atas bayi.
6. Mencegah Kepala Peyang (Plagiocephaly)
Bayi yang terlalu sering berada dalam posisi telentang berisiko mengalami kepala peyang atau plagiocephaly. Kondisi ini terjadi karena tekanan terus-menerus pada satu bagian kepala yang masih lunak.
Tummy time membantu mengurangi tekanan tersebut dengan memberikan variasi posisi pada kepala bayi. Dengan melakukan tummy time secara rutin dapat membantu mencegah dan memperbaiki bentuk kepala bayi yang tidak simetris.
7. Melatih Koordinasi dan Keseimbangan Tubuh
Saat tengkurap, bayi belajar mengatur keseimbangan tubuhnya sendiri. Si kecil akan mencoba menopang tubuh dengan kedua tangan dan menyesuaikan posisi kepala serta dada. Proses ini membantu melatih koordinasi antara otot, saraf, dan otak.
Kemampuan koordinasi dan keseimbangan ini menjadi dasar bagi berbagai keterampilan motorik lanjutan, seperti duduk, berdiri, dan berjalan.
Artikel lainnya: Tumbuh Kembang Si Kecil Usia 7-12 Bulan yang Perlu Mama Ketahui
8. Mendukung Perkembangan Postur Tubuh yang Baik
Manfaat tummy time juga berkaitan dengan pembentukan postur tubuh bayi. Aktivitas ini membantu memperkuat otot punggung dan tulang belakang sehingga bayi memiliki postur yang lebih baik saat tumbuh besar.
Postur tubuh yang baik akan mengurangi risiko gangguan tulang dan sendi di kemudian hari, apalagi jika didukung dengan asupan nutrisi dan vitamin untuk tulang dan sendi yang cukup.
9. Meningkatkan Interaksi Emosional dengan Orang Tua
Selain manfaat fisik, tummy time juga berdampak positif pada aspek emosional bayi. Saat tummy time, orang tua biasanya berinteraksi langsung dengan bayi melalui tatapan, suara, dan sentuhan. Interaksi ini membantu memperkuat ikatan emosional, membuat bayi merasa aman dan diperhatikan.
Artikel lainnya: Lakukan Ini Jika Si Kecil Tidak Suka Tummy Time
10. Meningkatkan Kepercayaan Diri Bayi dalam Bergerak
Manfaat tummy time untuk bayi juga terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri bayi saat mencoba bergerak. Setiap keberhasilan kecil, seperti mengangkat kepala atau menopang tubuh dengan tangan, akan mendorong bayi untuk terus bereksplorasi. Kepercayaan diri ini penting agar bayi tidak takut mencoba kemampuan motorik baru.
Untuk mendampingi setiap momen tumbuh kembang Si Kecil, jangan ragu download aplikasi Hallobumil. Di dalamnya, Mama bisa menemukan berbagai artikel kesehatan, tips parenting, hingga panduan stimulasi bayi yang praktis dan terpercaya.
Agar perjalanan mengasuh buah hati terasa lebih hangat, yuk gabung ke komunitas Hallobumil. Mama bisa berbagi cerita, bertanya langsung, dan saling mendukung dengan sesama orang tua yang sedang menjalani fase serupa.
Jangan lewatkan juga kesempatan seru dengan mengikuti berbagai event Hallobumil. Mulai dari kelas edukasi, webinar kesehatan, hingga aktivitas parenting, semuanya dirancang untuk menemani Mama memberikan stimulasi terbaik bagi buah hati sejak dini.




tanya mams..anak q baru lahir semalem...semalem masih mau ne tampilkan selengkapnya
- 0
Hai Mama, sebagian besar bayi mendapat ritme tidur siang dan malam saat usianya sekitar 12 minggu. Untuk gumoh biasa terjadi pada Si Kecil dan penyebabnya karena daya tahan tubuh sedang menurun, batuk, pilek, atau ada gangguan pencernaan ya Ma :) ^aw
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)