Artikel/Kehamilan/Tips Menyiapkan Kamar Bayi Yang Nyaman

Tips Menyiapkan Kamar Bayi yang Nyaman

Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Merancang kamar bayi tidak bisa dilakukan sembarangan, lho. Ini tips menyiapkan kamar bayi yang aman dan nyaman.
tips-menyiapkan-kamar-bayi-yang-nyaman

Anindita Budhi, S.Psi

Salah satu persiapan yang paling dinanti sebelum persalinan adalah mempersiapkan kamar Si Kecil.

Sekalipun akhirnya Mama akan co-sleeping alias tidur bersebelahan di kasur sama dengan Si Kecil, menyiapkan boks tempat tidur Si Kecil tetap perlu. Pasti akan terpakai pada bulan-bulan awal kelahirannya, terutama saat ia tidur di siang hari.

Namun, merancang kamar bayi atau nursery room tidak bisa dilakukan sembarangan. Beberapa tips menyiapkan kamar Si Kecil di bawah ini patut jadi perhatian.

Dos and Don’ts Seputar Kamar Si Kecil
Beberapa trik berikut bisa membantu Mama menyiapkan kamar Si Kecil yang tepat sesuai kebutuhan Si Kecil nantinya.

1. Pilih Tema yang Diinginkan
Memang, sih, tidak selalu harus ada tema untuk kamar Si Kecil. Namun, dengan memutuskan satu konsep pada kamar Si Kecil, akan memudahkan Mama memilih furnitur, warna, maupun dekorasi lain untuk menunjang kenyamanan kamar Si Kecil nantinya.

2. Tentukan Satu Titik Fokus Kamar Si Kecil
Silakan pilih mana titik sentral kamar yang ingin jadi ‘pusat perhatian’. Bisa tempat tidur Si Kecil, sofa nyaman untuk Mama menyusui, maupun jendela besar yang membuat sinar matahari menerangi ruangan.

3. Siapkan Satu Tempat Mengganti Pakaian (Nursing Station)
Mama bisa membeli meja khusus untuk mengganti pakaian Si Kecil, biasanya sudah menjadi satu dengan kasur, laci berisi pakaian, hingga area penyimpanan lain.

Alternatif lain, Mama cari boks bayi alias baby crib yang dilengkapi changing table dan bisa dilepas. Ini bisa jadi solusi jika kamar Si Kecil tidak terlalu luas maupun jika Mama ingin menempatkan boks bayi di kamar tidur utama.

4. Bangun Sistem Penyimpanan yang Efektif
Di balik tubuh mungilnya, Si Kecil punya deretan perintilan yang luar biasa banyak. Mama bisa kewalahan jika tidak menyediakan satu tempat penyimpanan khusus.

Sediakan laci lemari yang memang hendak dipakai menyimpan semua perlengkapan Si Kecil. Siapkan juga ember untuk pakaian kotor untuk memudahkan pencucian.

5. Buka Kemungkinan Kamar Itu Bertumbuh bersama Si Kecil
Bagaimanapun juga masa bayi itu sebentar. Menyiapkan kamar Si Kecil dengan barang-barang dengan masa pakai panjang justru lebih baik. Misalnya, untuk tempat tidur Si Kecil, lebih bagus jika bisa dipakai sampai ia balita.

Begitu pula dengan changing table, mungkinkah benda itu bisa beralih fungsi sebagai lemari biasa?

6. Jangan Lupakan Jendela
Tips menyiapkan kamar bayi lainnya adalah memastikan kamar bayi punya jendela yang bisa dibuka dengan akses langsung udara luar. Ini bagus untuk menjaga sirkulasi udara kamar tetap baik.

Lalu, pasang tirai dua lapis (gorden dan vitrase) sehingga kamar bisa tetap sejuk meski tanpa AC, tetapi juga tidak terlalu panas saat siang hari.

7. Hindari Pencahayaan yang Terlalu Terang
Coba pasang lampu yang memberi kesan hangat pada kamar, tetapi sebisa mungkin tidak langsung berada di atas tempat tidur Si Kecil. Jangan lupa menyiapkan lampu tidur yang bisa membuat suasana kamar lebih redup saat malam hari sehingga membuat Si Kecil bisa tidur lebih pulas.

8. Jangan Lupa Amankan Lingkungan Kamar
Benar, Si Kecil tidak tumbuh cepat dalam semalam untuk meraih barang atau menemukan stop kontak terbuka. Namun, tidak ada salahnya jika Mama mengamankan lingkungan kamar sejak awal.

Pastikan semua stop kontak aman dan jauh dari jangkauan anak. Posisikan furnitur menutupi stop kontak jika perlu. Pakai karpet supaya lantai tidak licin. Simpan benda-benda kecil maupun obat-obatan di tempat aman dan tertutup.

9. Jangan Lupa Soal Stok Perlengkapan Si Kecil
Minimal untuk satu bulan pertama, pastikan semua perintilan Si Kecil sudah tersedia. Mulai dari popok sekali pakai, tisu basah, kapas, cotton bud, sampai produk toiletries bayi.

Tempatkan semuanya dalam jangkauan Mama sehingga mudah diraih sembari menggantikan pakaian Si Kecil di tempat ganti pakaian.

10. Jangan Tunggu Sampai Menit Terakhir!
Mama tidak tahu apakah Si Kecil akan lahir tepat sesuai HPL, lahir lebih awal, atau justru lahir melewati HPL.

Lebih baik cicil semua persiapan kamar Si Kecil segera setelah usia kehamilan masuk trimester ketiga. Apalagi jika Mama berniat mengecat dinding kamar, memasang wallpaper, atau membeli furnitur baru. Beri jeda waktu agar kamar tidak bau cat maupun zat kimia lain yang bisa berisiko bagi Si Kecil.

Itu dia tips menyiapkan kamar Si Kecil yang bisa bermanfaat. Selamat merancang kamar Si Kecil, Ma!

Baca lewat aplikasi lebih mudah loh, Ma
Dari artikel kehamilan hingga parenting, semua ada di aplikasi Hallo Bumil. Yuk, Download Ma
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
A

MasyaAllah iya mama sudah mulai nyicil perlengkapan lahiran tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih ya atas sharing nya. Semoga Mama dan janin tetap sehat dan dilancarkan sampai proses persalinan ya Ma. :) ^sr

  • 0
QA

masyaAllah..ia mama sdh mulai.menyicil persiapan lahiran ini tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, semoga lancar untuk lahirannya dan sehat selalu untuk keluarga ya, Ma. :) ^sm

  • 1

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image