Sesak Napas di Trimester Ketiga, Wajarkah?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/Rd_VAQwS9cHTXR4iiouWE/original/695week-320-sesak-napas-di-trimester-ketiga-wajarkah.jpg)
Memasuki trimester ketiga kehamilan, tubuh Mama mengalami banyak perubahan seiring bertambahnya ukuran rahim dan berat janin. Salah satu keluhan yang cukup sering dirasakan adalah sesak napas saat hamil tua, terutama ketika beraktivitas atau saat berbaring.
Meski sering kali merupakan kondisi yang normal, penting bagi Mama untuk memahami penyebabnya agar dapat menyikapinya dengan lebih tenang dan tepat.
Penyebab Sesak Napas saat Hamil Tua
Banyak Mama bertanya-tanya kenapa saat hamil tua sering sesak napas. Sesak napas pada trimester ketiga umumnya berkaitan dengan berbagai perubahan fisik dan hormonal yang terjadi secara alami selama kehamilan.
Ada beberapa penyebab yang perlu Mama ketahui:
1. Rahim menekan diafragma
Seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim Mama akan semakin membesar dan naik ke arah rongga dada. Kondisi ini membuat diafragma, yaitu otot utama yang membantu proses pernapasan, terdorong ke atas.
Akibatnya, paru-paru memiliki ruang yang lebih terbatas untuk mengembang, sehingga napas terasa lebih pendek.
2. Pertumbuhan janin yang semakin besar
Berat dan ukuran janin yang terus bertambah memberikan tekanan tambahan pada organ-organ di dalam tubuh Mama. Tekanan ini dapat memengaruhi kapasitas paru-paru dan membuat Mama merasa lebih cepat terengah, terutama saat bergerak atau berbicara panjang.
Artikel lainnya: Apakah Perkembangan Berat Badan Janin dalam Kandungan Mama Normal?
3. Peningkatan hormon kehamilan
Hormon progesteron meningkat selama kehamilan dan berperan dalam mengatur sistem pernapasan. Hormon ini merangsang pusat pernapasan di otak sehingga Mama bernapas lebih cepat dan lebih sering. Perubahan ini kadang menimbulkan sensasi sesak, meskipun kadar oksigen dalam tubuh tetap mencukupi.
4. Peningkatan volume darah dan kerja jantung
Selama kehamilan, volume darah dalam tubuh Mama meningkat untuk memenuhi kebutuhan janin. Jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk ke plasenta. Kondisi ini dapat membuat Mama merasa napas lebih berat, terutama saat kelelahan.
5. Kondisi medis tertentu
Pada sebagian Mama, sesak napas dapat diperberat oleh kondisi medis seperti anemia, asma, atau infeksi saluran pernapasan. Kekurangan zat besi selama kehamilan, misalnya, dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen, sehingga Mama lebih mudah merasa lelah dan sesak.
Artikel lainnya: Jantung Berdebar Saat Hamil? Apa Normal atau Berbahaya?
Cara Mengatasi Sesak Napas pada Ibu Hamil Trimester 3
Meskipun sesak napas saat hamil tua sering kali bersifat normal, kondisi ini tetap dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dalam aktivitas sehari-hari Mama.
Berikut adalah cara mengatasi sesak napas saat hamil tua agar tubuh terasa lebih lega dan kehamilan dapat dijalani dengan lebih tenang.
1. Menjaga postur tubuh tetap tegak
Postur tubuh yang baik dapat membantu memberi ruang lebih luas bagi paru-paru. Saat duduk atau berdiri, usahakan punggung tetap tegak dan bahu tidak membungkuk. Kebiasaan ini membantu Mama bernapas lebih lega, terutama saat beraktivitas ringan.
2. Mengatur posisi tidur dengan nyaman
Saat tidur, Mama dapat menggunakan beberapa bantal untuk menopang punggung dan kepala agar posisi tubuh sedikit lebih tinggi. Posisi setengah duduk atau miring ke kiri sering kali membantu mengurangi tekanan rahim pada diafragma dan membuat napas terasa lebih nyaman.
Artikel lainnya: Posisi Tidur yang Aman dan Nyaman Saat Hamil
3. Melakukan latihan pernapasan
Latihan pernapasan dalam dapat membantu Mama mengontrol ritme napas dan meningkatkan rasa nyaman. Tarik napas perlahan melalui hidung, tahan sejenak, lalu hembuskan melalui mulut secara perlahan. Latihan ini dapat dilakukan beberapa kali sehari, terutama saat Mama merasa sesak.
4. Menghindari aktivitas yang terlalu berat
Pada trimester ketiga, tubuh Mama lebih mudah lelah. Sebaiknya hindari aktivitas fisik yang terlalu berat dan lakukan pekerjaan secara bertahap. Memberi jeda istirahat di sela aktivitas membantu tubuh menyesuaikan diri dan mencegah sesak napas berlebihan.
5. Memenuhi kebutuhan cairan
Minum air putih yang cukup membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal, termasuk sistem pernapasan. Tubuh yang terhidrasi dengan baik cenderung bekerja lebih efisien dan membantu Mama merasa lebih segar sepanjang hari.
6. Memastikan asupan zat besi cukup
Jika sesak napas berkaitan dengan anemia, pemenuhan zat besi menjadi hal penting. Mama dapat mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging tanpa lemak, sayuran hijau, dan kacang-kacangan, serta suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Artikel lainnya: 5 Olahraga untuk Ibu Hamil yang Direkomendasikan Medis
Kapan Harus ke Dokter?
Sesak napas ringan yang muncul perlahan umumnya masih tergolong normal pada kehamilan trimester tiga. Namun, Mama perlu segera berkonsultasi dengan dokter atau bidan jika sesak napas disertai tanda-tanda tertentu, seperti:
- Sesak napas yang muncul secara tiba-tiba.
- Sesak napas yang terasa sangat berat, atau tidak membaik meski sudah beristirahat.
- Sesak napas disertai nyeri dada.
- Sesak napas disertasi jantung berdebar cepat.
- Sesak napas disertai batuk terus-menerus, atau pusing.
Mama juga disarankan segera memeriksakan diri jika sesak napas terjadi saat sedang beristirahat, disertai pembengkakan berlebihan pada kaki atau wajah, atau perubahan warna bibir dan ujung jari.
Sesak napas hamil trimester 3 merupakan keluhan yang cukup umum dan sering kali berkaitan dengan perubahan alami tubuh selama kehamilan.
Dengan memahami penyebabnya dan mengetahui cara mengatasinya, Mama dapat menjalani trimester ketiga dengan lebih tenang dan nyaman. Jangan ragu untuk menemui dokter dan tenaga kesehatan jika sesak napas Mama mengganggu aktivitas sehari-hari!
Untuk mendapatkan informasi tepercaya seputar kehamilan, persalinan, dan kesehatan ibu hamil, unduh aplikasi Hallobumil sekarang.
Mama juga bisa bergabung dengan komunitas Hallobumil untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari sesama Mama selama menjalani kehamilan!
Manfaatkan juga health tools hitung HPL agar persiapan kehamilan semakin matang. Jangan ketinggalan, ikuti berbagai webinar di Hallobumil bersama para ahli untuk mendapatkan tips kehamilan.
Semua langkah ini bisa menjadi dukungan tambahan agar Mama tetap sehat, nyaman, dan percaya diri menjalani masa kehamilan.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
