Artikel/Kehamilan/Nafsu Makan Mama Menurun? Ini Cara Mengatasinya

Nafsu Makan Mama Menurun? Ini Cara Mengatasinya

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Menurunnya nafsu makan saat hamil bisa disebabkan oleh perubahan hormon atau faktor lainnya. Untuk mengatasinya, Mama dapat menerapkan beberapa cara ini.
nafsu-makan-mama-menurun-ini-cara-mengatasinya

Anindita Budhi, S.Psi

Banyak orang berpikiran, hamil berarti nafsu makan bertambah. Ibu hamil bukan hanya makan untuk diri sendiri, tetapi juga bayi dalam kandungan. Kata orang, makan sekaligus dua porsi! Perut rasanya lapar terus sampai Mama merasa perlu selalu sedia stok makanan apa saja di rumah.

Namun, hal tersebut ternyata tidak terjadi terus-menerus sepanjang masa kehamilan. Dalam tiap trimester kehamilan, seorang ibu hamil bisa saja mengalami penurunan nafsu makan. Mengapa demikian?

Penurunan Nafsu Makan di Tiap Trimester
Masing-masing trimester menghadirkan gejala kehamilan yang unik. Mama bisa mengalaminya pada trimester I, berkurang pada trimester II, tetapi mengalami lagi saat trimester III. Demikian pula soal penurunan nafsu makan.

  • Trimester I
    Saat mual muntah begitu intens, tentu Mama merasa tidak tertarik makan. Faktanya, morning sickness terjadi pada 75 persen ibu hamil. Meski begitu, morning sickness boleh dibilang sebagai insting tubuh untuk melindungi janin dari makanan yang berdampak langsung pada perkembangan janin.
    Naiknya kadar hormon (HCG dan estrogen) juga membuat Mama sensitif pada bau-bauan tertentu hingga menurunkan nafsu makan.
  • Trimester II
    Mayoritas ibu hamil merasa inilah masa kejayaan. Mama merasa lebih sehat, mual muntah berkurang. Semua makanan rasanya ingin dilahap! Namun, jika Mama merasa tidak terlalu lapar atau merasa tidak nyaman, jangan ragu berkonsultasi ke dokter, ya.
  • Trimester III
    Seiring janin yang kian membesar, membuat ukuran rahim mendominasi bagian tubuh Mama. Posisi rahim menekan bagian perut sehingga Mama mudah merasa kenyang walau baru menyantap porsi kecil. Tak heran jika Mama merasa enggan makan banyak karenanya.

Tips Menangani Penurunan Nafsu Makan
Apakah penurunan nafsu makan harus Mama biarkan saja? Tentu tidak! Ingat bahwa pertumbuhan dan perkembangan janin bergantung seutuhnya pada asupan yang Mama makan atau minum.

Agar Mama bisa memastikan nutrisi kehamilan terpenuhi, coba lakukan beberapa tips berikut:

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Setiap Hari
Minumlah 8-10 gelas per hari untuk memastikan tubuh Mama tetap terhidrasi. Rasa mual muntah bisa diatasi dengan minum jeruk nipis hangat plus madu, wedang jahe, maupun air jeruk. Namun, hati-hati, jangan sampai terlalu banyak mengonsumsi minuman manis.

2. Makan Sering dalam Porsi Kecil
Cara ini lebih tepat daripada menanti waktu makan dan langsung menghabiskan porsi besar. Perut pun tetap terisi dan tidak mudah terasa begah.

3. Pilih Jenis Makanan yang Tepat
Berhubung nafsu makan berkurang, usahakan mengonsumsi protein dan karbohidrat kompleks. Keduanya akan membuat kadar gula darah stabil dan perut kenyang lebih lama. Contoh, pisang, biskuit gandum, alpukat, dan yoghurt.

Jangan lupa konsumsi makanan berserat supaya sistem pencernaan tetap terjaga, lancar, dan Mama tidak mengalami konstipasi.

4. Maksimalkan Rasa yang Disukai Saat Ini
Jangan ragu memakai bumbu aromatik untuk menambah nafsu makan Mama. Misalnya, jika Mama merasa aroma jahe bisa membuat nafsu makan membaik, pilih makanan dengan aroma jahe kental, seperti masakan Cina. Sebaliknya, sebisa mungkin hindari aroma makanan yang kurang disuka.

5. Tetap Konsumsi Vitamin Prenatal
Dengan menjadikannya sebagai bagian rutinitas harian, minimal asupan nutrisi bayi terjaga walau Mama tengah mengalami penuruan nafsu makan. Apabila kondisi itu berlarut-larut, tanyakan kepada Dokter apakah ada vitamin khusus guna menambah nafsu makan Mama.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
23
44
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
SO

Minggu 19 BB baru naik 1.6 kilo tapi Alhamdulillah janinku B tampilkan selengkapnya

  • 4
Admin MIMA

Hai Ma, berikut standar kenaikan berat badan per trimester ya Ma: Trimester I : 1-2,5 kg/3 bulan, Trimester II : pertambahan berat badan rata-rata 0,35 – 0,4 kg/minggu, Trimester III: pertambahan BB 1 kg/bulan. :) ^sr

  • 1
EN

Alhamdulillah di usia kehamilan 19minggu napsu mkn sya berta tampilkan selengkapnya

  • 2
Admin MIMA

Hai Ma, mengenai badan yang sering pegal-pegal, tergolong wajar terjadi selama kehamilan. Hal ini dapat disebabkan oleh saat hamil terjadi perubahan hormonal dan usia kehamilan yang semakin besar juga berpengaruh pada beban tubuh ibu hamil. :) ^sr

  • 0
LK

minggu ke 19 masih terasa mual kadang, nabsu makan juga blm tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Ma, hal ini disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan ya Ma. Tipsnya: usahakan makan dikit tapi sering, konsumsi buah, minum air jahe hangat, kunyah permen karet yang bebas gula, dan perbanyak minum air putih. :) ^sr

  • 0
LA

19 minggu masih terasa mual,, masih mutah,, semoga week beri tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Ma, hal ini disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan ya Ma. Tipsnya: usahakan makan dikit tapi sering, konsumsi buah, minum air jahe hangat, kunyah permen karet yang bebas gula, dan perbanyak minum air putih. :) ^sr

  • 0
AK

minggu ke 19 masih mual muntah & nafsu makan berkurang . tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Ma, hal ini disebabkan oleh perubahan hormon kehamilan ya Ma. Tipsnya: usahakan makan dikit tapi sering, konsumsi buah, minum air jahe hangat, kunyah permen karet yang bebas gula, dan perbanyak minum air putih. :) ^sr

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image