Kapan Tendangan si Kecil Dapat Dirasakan?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/xg_BGBxs_-mGdA1qxDw8n/original/590week-201-kapan-tendangan-si-kecil-dapat-dirasakan.jpg)
dr. William Timotius Wahono, SpOG
Kemunculan tendangan Si Kecil merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh para calon Mama dan Papa. Apalagi bila ini adalah anak pertama. Keberadaannya memang penting untuk dikenali dan dirasakan agar yakin bahwa Si Kecil yang dikandung berkembang dengan baik.
Kapan Ibu Hamil Mulai Merasakan Tendangan Si Kecil?
Sebagian besar ibu hamil mulai menyadari adanya gerakan Si Kecil pada usia kehamilan 18-20 minggu.
Namun pada kehamilan yang pertama, gerakan Si Kecil umumnya baru disadari ketika usia kehamilan menginjak 20-22 minggu. Sedangkan pada kehamilan kedua dan seterusnya, gerakan Si Kecil sudah mulai dapat dirasakan sejak usia kehamilan 16 minggu.
Gerakan Si Kecil dapat dirasakan sebagai sensasi adanya tendangan, pukulan, getaran, desiran, atau sesuatu yang berguling. Tetapi sensasi berkedut, seperti cegukan (hiccups) tidak termasuk.
Di dalam rahim, Si Kecil paling aktif di sore menjelang malam hari sehingga gerakannya pun paling terasa di waktu-waktu ini. Sebaliknya, siang dan malam merupakan waktu tidur Si Kecil, yang rata-rata berlangsung selama 20 hingga 40 menit, dan jarang lebih dari 90 menit.
Hingga usia kehamilan 32 minggu, frekuensi gerakan Si Kecil akan semakin sering dirasakan. Setelah itu, frekuensinya relatif sama, walaupun jenis gerakan dapat berubah hingga waktunya melahirkan.
Terkait hal ini, tidak ada patokan khusus karena tiap bayi memiliki frekuensi dan pola gerakan yang berbeda-beda. Namun sesuai rekomendasi American Congress of Obstetricians and Gynecologists, setidaknya ibu hamil harus bisa merasakan paling tidak 10 gerakan dalam waktu 2 jam.
Kapan Papa Bisa Mulai Merasakan Tendangan Si Kecil?
Bila ibu hamil belum bisa menyadari adanya tendangan Si Kecil, gerakannya pun belum bisa dirasakan dari luar perut oleh orang lain.
Namun, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, tendangan Si Kecil akan bisa dirasakan oleh sang Papa. Waktunya sangat bervariasi, tetapi sebagian besar mulai bisa merasakannya antara usia kehamilan 24-32 minggu.
Perlu diingat kembali bahwa Si Kecil umumnya paling aktif di sore menjelang malam hari, khususnya setelah ibu hamil makan malam. Jadi, minta sang Papa untuk kembali mencoba merasakan tendangan Si Kecil di waktu-waktu ini. Jangan takut untuk sedikit memberi tekanan pada perut Mama agar gerakan Si Kecil betul-betul bisa dirasakan.
Faktor-Faktor yang Membuat Tendangan Si Kecil Tidak Terasa
Ada kalanya, tendangan Si Kecil tidak atau sulit dirasakan. Ini pun merupakan hal yang normal. Beberapa penyebabnya yakni:
- Bila Mama memiliki berat badan yang berlebih, khususnya di area perut, tendangan Si Kecil mungkin baru mulai dirasakan saat usia kehamilan sudah lebih besar. Ini karena gerakannya harus cukup kuat dan besar untuk bisa dirasakan dari luar.
- Lokasi plasenta berada di bagian depan rahim (plasenta anterior). Ini berarti ada ‘penghalang’ antara Si Kecil dengan dinding perut Mama sehingga tendangan Si Kecil lebih sulit dirasakan ketimbang bila plasenta berada di bagian belakang rahim (plasenta posterior).
- Kadang-kadang perlu menunggu agar Si Kecil berubah posisi sehingga gerakannya bisa terasa. Sebagai contoh, tendangan Si Kecil akan lebih mudah dirasakan kala posisinya menghadap perut ketimbang menghadap punggung Mama.
Saat Mama sedang sibuk, tendangan Si Kecil pun bisa tidak terasa. Ini juga normal. Yang paling penting, bila sudah dapat merasakannya, Mama harus dapat mengenali frekuensi dan pola gerakannya.
Bila salah satunya mengalami perubahan, misalnya gerakan menjadi lebih sedikit dari biasanya, segera hubungi bidan atau dokter kandungan Mama. Itu bisa menjadi tanda awal bahwa kondisi Si Kecil di dalam kandungan kurang optimal.




Hai Mama, syukurlah Mama.. semoga Mama dan janin tetap sehat dan diberikan kelancaran sampai proses persalinan ya Ma. Semangat Mama. :) ^sr
- 0
20weeks kok belum kenceng ya gerakanya . baru gerakan geraka tampilkan selengkapnya
- 1
Hai Mama, syukurlah Mama.. semoga Mama dan janin tetap sehat dan diberikan kelancaran sampai proses persalinan ya Ma. Semangat Mama. :) ^sr
- 0
Hai Mama, syukurlah Mama.. semoga Mama dan janin tetap sehat dan diberikan kelancaran sampai proses persalinan ya Ma. Semangat Mama. :) ^sr
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)