Jumlah Tendangan Janin yang Harus Diwaspadai
:strip_icc():format(webp)/hb-article/oUfNKHZeIcetrNIw8SQ6y/original/1830138002001483453183-arti-penting-gerakan-janin-selama-hamil.jpg)
dr. Dyan Mega Inderawati
Menjelang minggu ke 18- 25 kehamilan, sebagian besar Mama sudah dapat merasakan gerakan Si Kecil yang sangat bermakna, salah satunya berbentuk tendangan. Bagi Mama yang mengandung pertama kalinya, tendangan Si Kecil ini mulai dapat dirasakan menginjak kehamilan 25 minggu. Akan tetapi bagi Mama yang sudah pernah merasakan kehamilan sebelumnya, tendangan Si Kecil umumnya dirasakan lebih awal, sekitar 18 minggu.
Pengenalan tendangan Si Kecil ini menjadi penting terutama bagi Mama dengan risiko kehamilan tinggi. Walaupun demikian, sebenarnya banyak manfaat yang dapat diperoleh bila sang Mama rajin menghitung jumlah tendangan Si Kecil. Manfaat perhitungan tendangan Si Kecil ini diantaranya untuk mendeteksi gangguan kehamilan sedini mungkin. Dengan demikian, kematian janin dalam kandungan atau stillbirth dapat dihindari semaksimal mungkin.
Bagaimana cara menghitung tendangan Si Kecil?
Sering dengan bertambahnya usia kehamilan, ibu hamil akan semakin mengenali pergerakan janin dan mampu membedakannya dengan gerakan gas dalam perut atau pergerakan usus. Gerakan Si Kecil ini juga umumnya dirasakan pada waktu-waktu yang spesifik misalnya pada malam hari atau setelah Mama makan. Bila sudah mengenali pola pergerakan Si Kecil beserta kisaran waktunya tersebut, Mama dapat mulai menghitung tendangan Si Kecil.
Pertama-tama, carilah posisi yang paling nyaman untuk Mama, baik duduk maupun berbaring saat Si Kecil mulai banyak bergerak. Setelah itu, hitung berapa lama waktu yang diperlukan untuk 10 kali tendangan Si Kecil. Selambat-lambatnya, 10 kali tendangan bayi tersebut dirasakan dalam rentang waktu 2 jam. Secara rutin, lakukan pengukuran ini dan catat agar Mama dapat menyadari dengan cepat bila terdapat pola pergerakan yang jauh dari normal.
Bagaimana jika tendangan Si Kecil berkurang dari jumlah normalnya?
Bila suatu ketika Mama tidak mendapati 10 tendangan Si Kecil dalam waktu 2 jam, tunggu beberapa jam dan kemudian lakukan penghitungan ulang. Bila pada penghitungan ke dua ini Mama tidak juga mendapati 10 tendangan dalam 2 jam, segera hubungi Dokter untuk evaluasi kesehatan janin Mama.
Berbagai kondisi dapat mendasari perubahan pola tendangan Si Kecil ini, salah satunya adalah kekurangan oksigen akibat lilitan tali pusat. Kondisi ini sangat berbahaya untuk kesehatan Si Kecil dan memerlukan penanganan sesegera mungkin. Oleh karena itu, sangat penting bagi Mama untuk memperhatikan setiap perubahan pola tendangan Si Kecil. Dengan deteksi dini perubahan pola tendangan Si Kecil ini diharapkan kesehatan Si Kecil dan kehamilan secara umum dapat terjaga dengan baik.




Alhamdulillah 19 Minggu hamil anak pertama sudah merasakan t tampilkan selengkapnya
- 10
Hai Ma, syukurlah ma.. semoga Mama dan janin selalu sehat dan diberikan kelancaran sampai proses persalinan ya Ma. :) ^sr
- 0
dok saya merasakan kedutan kecil,tapi di daerah bawah perut, tampilkan selengkapnya
- 7
Hai Ma, bisa karena adanya penumpukan gas di usus ma, karena saat hamil pencernaannya terganggu yang disebabkan perubahan hormonal. Namun untuk memastikannya Mama dapat berkonsultasi ke dokter ya Ma. Semangat Ma. :) ^sr
- 0
Alhamdulillah usia kndungan 19 Minggu ini udah ngrasain peru tampilkan selengkapnya
- 7
alhamdulillah merasa ada tendangan. tapi itu hanya 1,2x tru tampilkan selengkapnya
- 5

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)