:strip_icc():format(webp)/hb-article/Mn-aZYMquuSXzL_Igidv5/original/2050973843001483453293-cara-menghitung-gerakan-janin.jpg)
dr. Jessica Florencia
Gerakan Si Kecil dapat menjadi sumber sukacita selama kehamilan Mama, dan kurangnya gerakan Si Kecil dapat menjadi hal yang mengkhawatirkan. Lebih dari hasil kehamilan positif, perut yang semakin membesar, keberadaan gerakan Si Kecil memastikan bahwa ada kehidupan baru yang bertumbuh di dalam Mama. Ketidakberadaan gerakan Si Kecil dapat menjadi teror bahwa kehidupan baru tersebut tidak bertumbuh.
Gerakan janin pertama dapat dirasakan antara usia kehamilan 14 hingga 26 minggu, namun rata-rata biasanya muncul saat usia kehamilan mendekati 18 hingga 22 minggu. Variasi dari waktu timbulnya gerakan merupakan hal yang biasa terjadi. Wanita yang sudah pernah hamil sebelumnya biasanya dapat merasakan gerakan Si Kecil lebih awal dibandingkan yang baru pertama kali hamil. Wanita yang kurus juga dapat lebih peka terhadap gerakan Si Kecil dibandingkan wanita dengan berat badan lebih.
Terkadang gerakan Si Kecil pertama kali tertunda dirasakan karena kesalahan perhitungan usia kehamilan, atau dapat juga dikarenakan Mama gagal mengenali gerakan Si Kecil. Tidak ada yang dapat mengutarakan secara tepat sensasi gerakan Si Kecil tersebut, ada yang mengatakan seperti ada gelembung gas di perut, sentilan, pukulan kecil, tendagan dan sebagainya.
“Minggu lalu saya merasakan gerakan janin setiap hari, tetapi hari ini saya belum merasakan apapun. Apakah ada yang salah?”
Kecemasan akan kapan gerakan Si Kecil pertama kali dapat dirasakan sering berganti menjadi kecemasan mengapa gerakan Si Kecil tidak sesering biasanya atau menjadi tidak terasa. Kekhawatiran seperti ini meskipun dapat dimengerti, namun biasanya tidak diperlukan (pada trimester kedua). Gerakan Si Kecil bervariasi dan kadang-kadang belum tentu dapat dirasakan. Aktivitas Mama yang sibuk misalnya pada saat Mama berjalan atau banyak bergerak dapat menutupi gerakan Si Kecil. Dapat juga Mama tidur pada saat Si Kecil Mama aktif bergerak, biasanya pada tengah malam hari.
Salah satu cara untuk merasakan gerakan Si Kecil adalah dengan tidur terlentang selama 1 hingga 2 jam, lebih baik setelah meminum segelas susu atau snack lain. Kombinasi dari kondisi Mama yang tidak aktif dan energi yang diperoleh dari makanan dapat membuat Si Kecil Mama lebih aktif bergerak. Jika tidak juga dirasakan, jangan khawatir, Mama dapat mencobanya lagi beberapa jam kemudian. Banyak ibu hamil yang menyatakan tidak merasakan gerakan Si Kecil selama 1 atau 2 hari sebelum kehamilan 20 minggu. Bila setelah 20 minggu Mama ada periode 1 atau 2 hari Mama tidak merasakan gerakan janin, ada baiknya Mama dapat mengonfirmasi ke dokter kandungan Mama. Setelah 28 minggu, gerakan Si Kecil menjadi lebih konsisten dan ada baiknya untuk memantau gerakan Si Kecil setiap hari. (JF)




:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)