Artikel/Kehamilan/Apakah Jenis Kelamin Janin Bisa Berubah? Ini Penjelasannya

Apakah Jenis Kelamin Janin Bisa Berubah? Ini Penjelasannya

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 10 Maret 2026
Ditinjau oleh dr. Venny Beauty
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Secara biologis, jenis kelamin janin ditentukan sejak pembuahan. Pahami mengapa persepsi perubahan jenis kelamin sering muncul dan faktor teknis yang memengaruhi akurasi hasil pemeriksaan USG.
apakah-jenis-kelamin-janin-bisa-berubah-ini-penjelasannya

Kabar tentang jenis kelamin bayi sering menjadi momen yang paling ditunggu selama kehamilan. Namun, tak sedikit calon orang tua yang kebingungan ketika hasil USG pertama dan berikutnya berbeda, sehingga muncul anggapan bahwa jenis kelamin janin berubah.

Lalu sebenarnya, apakah jenis kelamin janin bisa berubah seiring bertambahnya usia kehamilan? Atau ada faktor lain yang membuat hasil pemeriksaan tampak berbeda? Mari temukan jawabannya lewat ulasan berikut ini.

Kemungkinan Perubahan Jenis Kelamin Bayi dalam Kandungan

Sebelum membahas apa yang membuat hasil pemeriksaan berubah, penting dipahami bahwa perubahan jenis kelamin bayi dalam kandungan secara biologis tidak mungkin terjadi.

Jenis kelamin ditentukan sejak pembuahan ketika kromosom X atau Y bertemu dengan sel telur, sehingga janin laki-laki memiliki kromosom XY dan perempuan XX.

Itu artinya, dari sudut genetika, jenis kelamin janin berubah dalam kandungan tidak terjadi setelah pembuahan. Namun demikian, dalam beberapa kasus pemeriksaan bisa menunjukkan perubahan hasil dari satu waktu ke waktu berikutnya.

Bukan karena janinnya benar-benar berubah jenis kelamin, tetapi para tenaga medis mungkin keliru ketika mengidentifikasi jenis kelamin sebelumnya.

Faktor yang membuat hasil pemeriksaan berubah

  1. Usia kehamilan saat pemeriksaan terlalu dini: Jika pemeriksaan dilakukan terlalu awal (misalnya sebelum 12–14 minggu), organ kelamin belum cukup terbentuk sehingga USG bisa salah mengira bentuk jaringan tertentu sebagai organ kelamin. 
  2. Posisi janin yang tidak optimal: Saat janin berada dalam posisi tertentu, alat kelamin mungkin tersembunyi atau tertutup tali pusar sehingga gambar pada USG sulit dibaca.
  3. Kualitas alat dan keterampilan pemeriksa: Tingkat pengalaman tenaga medis dan resolusi alat USG dapat memengaruhi interpretasi gender janin, terutama pada trimester pertama
  4. Faktor biologis langka pada NIPT: Pada metode pemeriksaan DNA seperti NIPT, keberadaan fragmen Y dari kehamilan sebelumnya atau kondisi kromosom yang tidak biasa dapat menyebabkan hasil yang tampak “berubah.” 

Artikel lainnya: USG Trimester 2: Manfaat, Waktu, dan Prosedur Lengkap

Tips Pemeriksaan agar Jenis Kelamin Lebih Akurat

Supaya prediksi jenis kelamin janin lebih akurat dan meminimalkan kemungkinan hasil yang tampak berubah, berikut beberapa tips yang sebaiknya diperhatikan:

  1. Tunggu sampai usia kehamilan yang lebih cocok untuk pemeriksaan: USG pada trimester kedua (sekitar 18–20 minggu) umumnya memberikan hasil deteksi jenis kelamin yang lebih tepat dibandingkan USG lebih awal.
  2. Pilih fasilitas medis dengan alat dan tenaga ahli yang baik: Peralatan dengan resolusi tinggi dan tenaga sonografer berpengalaman dapat meningkatkan peluang mendapatkan gambar yang jelas terhadap organ kelamin.
  3. Kombinasikan dengan metode lain bila memungkinkan: Untuk tingkat akurasi tertinggi, tes darah NIPT selain mendeteksi kelainan kromosom juga bisa menentukan jenis kelamin dengan akurasi sangat tinggi bila dilakukan dengan teknik yang benar.
  4. Jangan terlalu cepat menarik kesimpulan dari satu pemeriksaan saja: Jika pada USG awal hasilnya belum jelas atau muncul keraguan, seringkali tenaga medis akan menyarankan pemeriksaan ulang di usia kehamilan yang sedikit lebih tua untuk memastikan hasilnya.

Secara ilmiah, jenis kelamin janin tidak berubah selama kehamilan, namun hal yang tampak seperti perubahan bisa terjadi karena perbedaan hasil identifikasi, terutama ketika pemeriksaan dilakukan terlalu dini atau kondisi pemeriksaan kurang optimal.

Supaya hasil lebih akurat, penting untuk menunggu waktu yang tepat dan memilih pemeriksaan medis yang tepat pula.

Setelah memahami bahwa jenis kelamin janin berubah biasanya terjadi karena perbedaan hasil pemeriksaan, kini saatnya Mama melengkapi perjalanan kehamilan dengan informasi yang lebih terpercaya.

Unduh aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan panduan sesuai usia kandungan, mulai dari perkembangan janin hingga tips kontrol rutin. Mama juga bisa bergabung ke komunitas Hallobumil di WhatsApp untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi langsung dengan sesama ibu hamil.

Jangan lupa manfaatkan health tools kalkulator kehamilan agar persiapan persalinan semakin matang, serta ikuti event Hallobumil untuk menambah wawasan langsung dari para ahli. Dengan dukungan yang tepat, masa kehamilan akan terasa lebih tenang dan menyenangkan.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
6
4
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
NA

Alhamdulillah terimakasih informasinya, benar yg beredar di tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih kembali semoga sehat selalu ya. :) ^sr

  • 0
SA

halo ade ini kaka

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih ya atas responnya :) ^sr

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image