Artikel/Pasca Kehamilan/Perilaku Melempar Barang pada Bayi

Perilaku Melempar Barang pada Bayi

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 29 Maret 2021
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Wajarkah bayi 17 bulan suka melempar barang? Cari tahu apa penyebab dan bagaimana mengatasinya.
perilaku-melempar-barang-pada-bayi

Anindita Budhi T., S.Psi

Mama kewalahan mengambil barang yang sengaja dilemparkan Si Kecil? Mama tidak sendiri karena bayi usia 17 bulan memang sedang senang-senangnya melempar semua barang yang ia pegang. Rupanya, ia tengah bereksperimen dan mencari tahu apa yang terjadi jika aneka barang itu dilempar.

Apa penyebab dan bagaimana mengatasinya? Mari simak penjelasan berikut.

Mengapa ia suka melempar barang?

Ada alasan mengapa Si Kecil suka melempar barang pada usia 17 bulan. Ia tengah tertarik dengan hubungan sebab akibat. Misalnya, “Apa sih yang akan terjadi kalau aku melempar piring ini? Oh! Piring itu jatuh dan berantakan! Keren!” begitu kira-kira apa yang dipikirkan Si Kecil.

Pada kesempatan lain, Si Kecil bisa berperilaku demikian untuk mengungkapkan keinginannya. Contoh, ia mulai bosan bermain sendirian. Lalu, ia melempar-lempar barang untuk menarik perhatian Mama.

Menegur atau memarahi Si Kecil tidak serta merta menghentikan perilaku melempar barang tersebut. Ia sedang dalam masanya suka melempar sesuatu. Kabar baiknya, perilaku ini akan berlalu seiring pertambahan usia Si Kecil. 

Meski melempar barang tampak sebagai perilaku yang destruktif, kenyataannya Si Kecil belajar sesuatu dari tindakan tersebut, antara lain hubungan sebab akibat, koordinasi mata dan tangan, serta bagaimana memanipulasi objek yang ia pegang.

Apa yang bisa Mama lakukan?

Terlepas dari perilaku melempar barang merupakan bagian dari tumbuh kembang Si Kecil, Mama tentu setuju bahwa Si Kecil tetap perlu diberitahu dan diingatkan. Ini akan membantu upaya Mama dalam mengajari Si Kecil disiplin. 

Berikut beberapa langkah yang bisa Mama lakukan untuk menanganinya. 

  • Tentukan beberapa batasan. Mama dapat menunjukkan pada Si Kecil barang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilempar. Misalnya, bola atau pesawat kertas adalah sesuatu yang bisa ia mainkan dengan melempar ke arah tertentu. Sementara, buku, mainan, gelas atau piring tidak boleh dilempar.  

  • Beri konsekuensi jika perlu. Khususnya ketika ia melemparkan barang berulang kali. Mama perlu segera mengambil barang tersebut dan katakan secara tegas padanya, “Lempar mobil-mobilan tidak boleh. Kalau kena badan adik pasti sakit.” 

  • Bantu ia mengenali dan mengakui emosinya. Saat ia melempar barang untuk mengekspresikan kemarahan atau kekesalan, ajari Si Kecil cara mengatasi perasaan tersebut. “Mama lihat kamu kesal. Boleh tahu kenapa?” Mama bisa bertanya demikian untuk membantunya mengelola emosi yang dirasakan.

  • Berikan contoh nyata. Balita itu peniru ulung. Mama harus memberikan contoh nyata untuk ditirunya berulang kali. Jika Mama konsisten melakukan hal tersebut, dengan mudah Si Kecil meniru hal serupa.

  • Salurkan kebiasaan melempar barang secara positif. Mama dapat menyalurkan kebiasaan Si Kecil melempar barang dalam suatu permainan. Sebagai contoh, ajak ia bermain lempar gelang atau lempar bola menuju sasaran tertentu. Mama pun bisa mengajaknya bermain lempar tangkap bola di halaman untuk mengeluarkan energi Si Kecil. Jadi, Mama dan Si Kecil bisa bersenang-senang sekaligus menghindarkan Si Kecil dari kebiasaan melempar barang yang kurang tepat.

Tidak sulit kan memahami perilaku melempar barang pada bayi 17 bulan? Kenali penyebabnya dan Mama Papa akan bisa menangani perilaku itu dengan baik. (AB)

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
3
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image