:strip_icc():format(webp)/hb-article/HGwz4Q-19qpWFQ7Mm2jHD/original/352perawatan-tali-pusar-segera-setelah-lahir-by-phattana-stock-shutterstock.jpg)
dr. Tammy Nurhardini
Selama kehamilan, tali pusar berfungsi sebagai jalur untuk memberikan nutrisi dan oksigen dari Mama kepada Si Kecil. Setelah melahirkan, tali pusar tidak lagi dibutuhkan oleh Si Kecil, sehingga tali pusar tersebut digunting dan meninggalkan sedikit sisa tali pusar pada perut Si Kecil. Sisa tali pusar pada Si Kecil akan mengering dan lepas dengan sendirinya. Hal ini biasanya terjadi dalam waktu satu sampai tiga minggu setelah melahirkan. Selama waktu tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu Mama perhatikan dalam melakukan perawatan tali pusar Si Kecil.
Pertama, Mama perlu menjaga tali pusar untuk tetap kering. Mama tidak perlu membersihkan sisa tali pusar dengan alkohol setiap kali mengganti popok karena hal ini dapat membunuh bakteri yang membantu tali pusar untuk menjadi kering dan lepas. Tali pusar juga tidak perlu ditutup dengan apapun. Hal ini dilakukan supaya tali pusar tetap kering terkena udara. Bagian depan popok sebaiknya dilipat sedikit di bagian atas supaya popok tidak menutupi tali pusar.
Kedua, supaya tali pusar tetap kering, Mama juga dianjurkan untuk memandikan Si Kecil dengan cara dilap. Si Kecil sebaiknya tidak dimandikan di bak mandi terlebih dahulu untuk memastikan sisa tali pusar tersebut tidak basah terkena air. Jika tali pusar terkena air, Mama tidak perlu cemas. Mama dapat mengelap tali pusar tersebut sampai benar-benar kering.
Ketiga, biarkan sisa tali pusar tersebut lepas dengan sendirinya. Saat tali pusar akan lepas, Mama mungkin tidak tahan dan tidak sabar ingin menarik tali pusar yang sedikit lagi terlepas. Keinginan ini sebaiknya ditahan ya, Ma. Hal ini bertujuan untuk mencegah tali pusar mengalami perdarahan saat ditarik.
Keempat, perhatikan daerah sekitar tali pusar. Mama mungkin melihat adanya darah di daerah sekitar tali pusar. Mama tidak perlu khawatir! Selama proses penyembuhan, adanya darah di sekitar tali pusar normal terjadi. Darah biasanya terlihat sedikit dan akan kering dengan sendirinya. Mama perlu menghubungi petugas kesehatan jika tampak nanah di sekitar tali pusar, atau ketika kulit di sekitar tali pusar tampak merah dan bengkak. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan infeksi tali pusar. Jika tali pusar tidak lepas setelah lebih dari tiga minggu, Mama juga sebaiknya menghubungi petugas kesehatan untuk mengetahui penyebabnya dan untuk dilakukan tatalaksana lebih lanjut. (TN)




:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)