Artikel/Pasca Kehamilan/Perawatan Tali Pusar Segera Setelah Lahir

Perawatan Tali Pusar Segera Setelah Lahir

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 29 Maret 2021
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Selama kehamilan, tali pusar berfungsi sebagai jalur untuk memberikan nutrisi dan oksigen dari Mama kepada janin.
perawatan-tali-pusar-segera-setelah-lahir

dr. Tammy Nurhardini

Selama kehamilan, tali pusar berfungsi sebagai jalur untuk memberikan nutrisi dan oksigen dari Mama kepada Si Kecil. Setelah melahirkan, tali pusar tidak lagi dibutuhkan oleh Si Kecil, sehingga tali pusar tersebut digunting dan meninggalkan sedikit sisa tali pusar pada perut Si Kecil. Sisa tali pusar pada Si Kecil akan mengering dan lepas dengan sendirinya. Hal ini biasanya terjadi dalam waktu satu sampai tiga minggu setelah melahirkan. Selama waktu tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu Mama perhatikan dalam melakukan perawatan tali pusar Si Kecil.

Pertama, Mama perlu menjaga tali pusar untuk tetap kering. Mama tidak perlu membersihkan sisa tali pusar dengan alkohol setiap kali mengganti popok karena hal ini dapat membunuh bakteri yang membantu tali pusar untuk menjadi kering dan lepas. Tali pusar juga tidak perlu ditutup dengan apapun. Hal ini dilakukan supaya tali pusar tetap kering terkena udara. Bagian depan popok sebaiknya dilipat sedikit di bagian atas supaya popok tidak menutupi tali pusar.

Kedua, supaya tali pusar tetap kering, Mama juga dianjurkan untuk memandikan Si Kecil dengan cara dilap. Si Kecil sebaiknya tidak dimandikan di bak mandi terlebih dahulu untuk memastikan sisa tali pusar tersebut tidak basah terkena air. Jika tali pusar terkena air, Mama tidak perlu cemas. Mama dapat mengelap tali pusar tersebut sampai benar-benar kering.

Ketiga, biarkan sisa tali pusar tersebut lepas dengan sendirinya. Saat tali pusar akan lepas, Mama mungkin tidak tahan dan tidak sabar ingin menarik tali pusar yang sedikit lagi terlepas. Keinginan ini sebaiknya ditahan ya, Ma. Hal ini bertujuan untuk mencegah tali pusar mengalami perdarahan saat ditarik.

Keempat, perhatikan daerah sekitar tali pusar. Mama mungkin melihat adanya darah di daerah sekitar tali pusar. Mama tidak perlu khawatir! Selama proses penyembuhan, adanya darah di sekitar tali pusar normal terjadi. Darah biasanya terlihat sedikit dan akan kering dengan sendirinya. Mama perlu menghubungi petugas kesehatan jika tampak nanah di sekitar tali pusar, atau ketika kulit di sekitar tali pusar tampak merah dan bengkak. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan infeksi tali pusar. Jika tali pusar tidak lepas setelah lebih dari tiga minggu, Mama juga sebaiknya menghubungi petugas kesehatan untuk mengetahui penyebabnya dan untuk dilakukan tatalaksana lebih lanjut. (TN)

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
18
9
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
W

hallo ma..anak saya sudah Puput pusar tapi bagian ujung masi tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Ma, jaga kering, jangan ditutup, lipat popok, jangan oleskan apapaun (bedak, atau minyak telon di area pusar karena bisa memicu iritas) :) ^sr

  • 0
N

Terimakasih mima 🥰

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama, jangan lupa di share ya Ma 🥰 ^lm

  • 1
SN

makasih mims

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas responnya ya dan jangan lupa untuk share juga ya. :) ^sm

  • 0
B

hallo mam pusar anakku keluar darah saat puput puser itu gmn tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, apabila darah keluar dengan jumlah banyak, maka saran dari Mima bisa segera lakukan konsultasi dengan dokter ya Ma. Hal ini agar mendapatkan penanganan yang lebih tepat dari dokter :) ^aw

  • 0
IN

anak saya sudah Puput dan bagus,setelah beberapa hari di pus tampilkan selengkapnya

  • 0

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image