Artikel/Pasca Kehamilan/Manfaat Messy Play untuk Bayi

Manfaat Messy Play untuk Bayi

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 29 Maret 2021
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Kalau mendengar frase messy play, kira-kira apa ya yang ada di benak Mama? Permainan sambil membuat berantakan? Rasanya sudah kepikiran saja ya, Ma, bagaimana membereskannya nanti. Tapi Ma, ternyata messy play ini penting untuk perkembangan bayi dan anak-anak.
manfaat-messy-play-untuk-bayi

dr. Indira Dewi Iriani

Kalau mendengar frase messy play, kira-kira apa ya yang ada di benak Mama? Permainan sambil membuat berantakan? Rasanya sudah kepikiran saja ya, Ma, bagaimana membereskannya nanti. Tapi Ma, ternyata messy play ini penting untuk perkembangan bayi dan anak-anak.

Messy play menstimulasi perkembangan sensori dan taktil yang akan merangsang rasa keingintahuan anak, sehingga anak bisa mengeksplorasi lingkungan sekitar dan meningkatkan kreativitas, bahasa, dan pembelajaran. Karena anak belajar melalui eksperimen dan penemuan, messy play membuat anak berani untuk mengeksplor tekstur baru dan membuat suatu bentuk berbeda melalui pengalaman sentuhan.

Selain meningkatkan perkembangan kognitif bayi dan anak-anak, messy play juga meningkatkan perkembangan fisik mereka. Keterampilan motorik halus dan motorik kasar, penguatan otot-otot tubuh, koordinasi mata dan tangan, keseimbangan dan kontrol tubuh, dan kesadaran spasial adalah beberapa hal yang distimulasi dengan kegiatan messy play.

Yang perlu diingat, bayi dan balita suka memasukkan benda apa saja yang bisa diraih oleh mereka. Jadi untuk messy play ini, tentu perlu dipersiapkan bahan-bahan yang aman. Bahan whipped cream, puding, jelly, es, marshmallow, yogurt, tepung, sereal, mie dan spageti, tepung roti, dan nasi adalah beberapa contoh bahan makanan yang aman dipakai untuk messy play pada bayi dan balita. Untuk mendapatkan warna-warna yang berbeda, Mama bisa mencampurkan pewarna makanan dan air ke dalam bahan tersebut.

Bahan messy play tidak selalu berupa bahan makanan. Mama bisa membuat alat stimulasi sensori dan taktil menggunakan benda sederhana. Mengisi botol plastik dengan air berwarna dan mainan kecil, memasukkan krim yang ditambah dengan glitter dan benda kecil ke dalam plastik bening tertutup, bermain dengan scarf warna-warni punya Mama, atau mengikat pita-pita panjang di pinggir meja supaya mereka bisa menarik-narik pita tersebut, adalah beberapa contoh alat permainan kreatif yang Mama bisa lakukan di rumah.

Messy play tidak perlu dilakukan setiap hari. Cobalah dulu satu atau dua kali dalam seminggu, dan lihat seperti apa reaksi Si Kecil. Pilih juga waktu dimana Si Kecil tidak sedang mengantuk atau lapar. Mama bisa mencoba tekstur baru secara bertahap, misalnya mulai dari tekstur kering dulu seperti sereal, dan meningkat menjadi tekstur yang lebih basah dan berantakan. Untuk menghindari rasa bosan, sesekali ajak Si Kecil bermain messy play di halaman rumah.

Untuk memudahkan Mama membereskan kembali setelah Si Kecil selesai bermain, kerjakan messy play di meja dengan tepi yang lebih tinggi, atau dengan kontainer plastik lebar, supaya bahan-bahan tidak jatuh ke lantai. Alasi juga meja tersebut dengan plastik atau taplak meja vinyl. Terkadang bermain di bath tub sambil Si Kecil bersiap mandi pun akan memudahkan Mama. Yang terakhir, tetap diingat bahwa messy play bersama Si Kecil adalah hal yang menyenangkan dan bermanfaat, supaya Mama tetap sabar dan bersemangat menemani Si Kecil bermain. (IDI)

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
2
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image