Keterampilan Sosial Bayi 12 Bulan
:strip_icc():format(webp)/hb-article/8y--kEiUHZETWKRzvM8pe/original/415415keterampilan-sosial-bayi-12-bulan-by-creativa-images-shutterstock.jpg)
Anindita Budhi T., S.Psi
Menginjak usia 12 bulan, ini keterampilan sosial yang perlu dikuasai Si Kecil.
Menginjak usia 12 bulan, perkembangan bayi melaju semakin pesat. Tak sabar rasanya menanti ulang tahun pertama Si Kecil sambil merayakan pencapaian milestone pentingnya, seperti berjalan atau kata-kata pertama.
Selain keterampilan motorik dan kognitif, keterampilan sosial Si Kecil juga mulai ia kuasai dengan cukup baik. Apa sajakah keterampilan sosial tersebut?
Berkomunikasi dengan segala cara
Secara mengejutkan, Si Kecil mulai terampil berkomunikasi dengan segala cara. Mulai dari sekadar menunjuk, mengangguk, melambaikan tangan, atau bergumam. Bahkan, ia tampak berusaha berbicara dengan Mama. Suara babbling Si Kecil tampak menyerupai percakapan. Malah, beberapa kata pertama sudah terucap dari bibir mungilnya, seperti mama atau papa.
Berekspresi melalui emosi
Ia juga dapat menunjukkan perasaannya melalui emosi. Bukan hanya rasa senang atau gembira saja, tetapi juga rasa takut, sedih, dan waspada. Pada beberapa titik, ia tampak mulai menyadari kebutuhannya dan membiarkan Mama tahu apa yang ia butuhkan.
Meniru perilaku sederhana
Si Kecil selalu penuh rasa ingin tahu. Ia mulai ahli meniru perilaku sederhana yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Bisa Mama, bisa juga anak lain. Bahkan, ia dapat mengulang suatu perilaku yang bisa mengundang tawa atau menarik perhatian Mama. Di sisi lain, Si Kecil menyadari perilaku seperti apa yang Mama suka dan tidak sukai. Ia merekam segala yang ia lihat dan kadang coba melakukannya guna mengetes reaksi Mama.
Menangis saat berpisah dengan orang tua atau pengasuh
Pada usia 12 bulan, Si Kecil akan menangis ketika harus berpisah dengan orang tua atau pengasuh. Ia ingin Mama terus berada bersamanya. Inilah yang dikenal sebagai separation anxiety. Hal ini normal terjadi dalam perkembangan bayi. Malah ini pertanda bagus kelekatan yang sehat antara Mama dan Si Kecil.
Kabar baiknya, separation anxiety ini akan berkurang secara perlahan hingga usia bayi 2 tahun. Di saat bersamaan, rentang waktu tersebut bisa Mama manfaatkan untuk melatih kemandirian Si Kecil.
Menunjukkan afeksi
Si Kecil mulai terampil menunjukkan afeksi kepada orang terdekatnya. Melalui pelukan, ciuman, dan senyuman ia bisa mengekspresikan rasa sayangnya pada Mama. Namun, ia tidak akan mengekspresikan ini kepada orang yang baru dikenal. Si Kecil dapat mengungkapkan rasa takut pada orang asing. Perilaku ini bisa jadi pertanda baik, artinya ia menunjukkan kelekatan pada Mama dan membutuhkan waktu untuk akrab dengan orang baru.
Demikian beberapa keterampilan sosial yang muncul pada perkembangan bayi usia 12 bulan. Tugas Mama adalah mengamati dan memantau tumbuh kembang bayi dalam setiap tahapan perkembangan. Jangan ragu untuk memeriksakan Si Kecil ke Dokter atau Psikolog jika Mama menemukan beberapa isu terkait tumbuh kembangnya. (ABT)





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)