Kapan Saja Waktu yang Tepat untuk Mengajak Batita Bermain?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/t0N6wyclj3iRZaU8dDpU3/original/45380.jpg)
dr. Arnold Soetarso, Sp.A
Pekerjaan seorang anak adalah bermain. Melalui permainan inilah Si Kecil belajar dan mendapatkan stimulasi mengenai lingkungan, mengembangkan kemampuan motorik, emosi, kemampuan bersosialisasi dengan anak lain, kepercayaan diri untuk mencoba pengalaman baru. Oleh karena itu, bermain menjadi hal yang sangat penting untuk mengasah kemampuannya yang sangat dibutuhkan nantinya saat Si Kecil beranjak dewasa. Namun, adakah aturan yang jelas mengenai waktu yang tepat untuk mengajak batita bermain? Belum ada rekomendasi mengenai lama waktu bermain dan waktu yang tepat bagi seorang anak, namun tentunya kita juga harus memperhatikan kebutuhan Si Kecil yang lain seperti kebutuhan waktu tidur, waktu untuk makan dan minum susu agar Si Kecil bertumbuh dan berkembang dengan optimal. Berikut adalah hal yang harus diperhatikan mengenai waktu bermain Si Kecil:
1. Aktivitas fisik
Batita disarankan untuk melakukan aktivitas fisik ‘unstructured’ selama 60 menit hingga beberapa jam per hari dan setidaknya 30 menit per hari aktivitas fisik ‘structured’. Aktivitas fisik ‘unstructured’ adalah aktivitas fisik yang bebas dipilih oleh Si Kecil berdasarkan rasa ingin tahu mereka sedangkan aktivitas fisik ‘structured’ adalah aktivitas fisik yang direncanakan dan dibimbing oleh orang dewasa.
2. Interaksi
Pengasuh dapat memberikan kesempatan untuk berbicara, mendengarkan, dan berinteraksi dalam bermain. Semakin banyak interaksi dengan Si Kecil akan mendukung perkembangan bahasanya. Hal yang diajarkan kepada Si Kecil merupakan saat dimana mereka belajar mengenai diri mereka, orang lain, ataupun lingkungan dimana Si Kecil tinggal.
3. Cuaca
Jika Mama merasa cuaca terlalu dingin di luar rumah, begitu juga dengan Si Kecil Mama. Si Kecil dapat bermain di dalam rumah atau Mama dapat memberikan jaket atau baju dalam agar Si Kecil tidak kedinginan. Jika cuaca terlalu panas, Mama dapat memberi pakaian yang tipis atau bermain diluar rumah pada saat pagi hari dan sore hari saat cuaca tidak terlalu panas.
4. Istirahat
Selain bermain, berikanlah waktu istirahat yang cukup bagi Si Kecil Mama. The American Academy of Sleep Medicine (AASM) memberikan rekomendasi mengenai lama waktu tidur yang dibutuhkan anak
- Usia 4-12 bulan : 12 hingga 16 jam (termasuk tidur siang)
- Usia 1-2 tahun : 11 hingga 14 jam (termasuk tidur siang)
- Usia 3-5 tahun : 10 hingga 13 jam (termasuk tidur siang)
5. Makan
Pada saat makan juga sebaiknya jangan membiasakan Si Kecil sambil bermain, menonton televisi, berjalan-jalan, bersepeda karena perilaku makan yang tak benar atau inappropriate feeding practice, dikhawatirkan membuat Si Kecil menjadi malas makan dan melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM). Buatlah proses makan yang menyenangkan dengan memberikan mereka variasi makanan dengan berbagai warna dan bentuk.
Bermain dengan Si Kecil adalah salah satu bagian terbaik dari menjadi orang tua dan salah satu hal terbaik yang dapat Mama lakukan untuk Si Kecil Mama. (AS)





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
