Ini Dia Yang Dapat Dilakukan Saat Si Kecil Mogok Menyusu
:strip_icc():format(webp)/hb-article/fe1MSQN9WEj8bwWQlPHd6/original/380ini-yang-dapat-dilakukan-saat-bayi-mogok-menyusu-by-cookie-studio-shutterstock.jpg)
dr. Indria Sari
Mogok menyusu atau nursing strike pada Si Kecil dapat terjadi selama 2-5 hari, bahkan lebih. Masa-masa ini merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Mama, namun dengan kesabaran dan dukungan, Mama akan dapat melaluinya. Saat Si Kecil mogok menyusu, sembari terus membujuknya untuk kembali menyusu, Mama perlu menjaga agar persediaan ASI Mama tidak berkurang. Perahlah ASI Mama setiap beberapa jam sekali, atau sesuai dengan jadwal menyusu Si Kecil yang biasa. Dengan terus memerah ASI Mama dapat menjaga persediaan ASI agar tidak berkurang, mencegah saluran ASI tersumbat dan pembengkakan payudara, serta dapat memberikan ASI perah untuk Si Kecil selama mogok menyusu.
Berikut hal-hal yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi mogok menyusu pada Si Kecil:
1. Cobalah menyusui pada saat Si Kecil sudah sangat mengantuk. Biasanya Si Kecil yang sedang mogok menyusu akan mau menyusu pada saat ia mengantuk.
2. Mama dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan bahwa tidak ada penyebab medis yang menyebabkan mogok menyusu pada Si Kecil (misalnya, infeksi telinga, sariawan).
3. Variasikan posisi menyusu.
4. Menyusui sambil bergerak. Beberapa bayi akan lebih mudah menyusu ketika diayun atau berjalan daripada menyusu dalam posisi duduk.
5. Susui Si Kecil di tempat yang tenang. Bayi yang berumur 6-9 bulan sering mogok menyusu karena menjadi lebih awas terhadap lingkungan sekitarnya sehingga dapat terdistraksi dengan mudah. Cobalah menyusui Si Kecil di ruangan yang bercahaya redup, sunyi, tanpa ada gangguan suara (misalnya dari radio dan televisi).
6. Perbanyak kontak kulit atau skin-to-skin contact dengan Si Kecil. Mama dapat juga menggunakan bantuan alat gendong di antara waktu menyusu agar Si Kecil tetap dekat dengan Mama.
Mogok menyusu dapat menyulitkan bagi Mama dan Si Kecil. Selama masa ini, teruslah menjaga rutinitas Si Kecil lainnya senormal mungkin. Berikan ia perhatian dan kontak fisik lebih. Apabila Mama khawatir Si Kecil tidak mendapat asupan yang cukup, perhatikan frekuensi buang air kecilnya. Si Kecil dikatakan masih mendapat cairan yang cukup apabila ia buang air kecil sebanyak 6-8 kali per hari. Apabila Mama menggunakan popok sekali pakai, harap diingat bahwa akan lebih sulit menentukan frekuensi buang air kecilnya sehingga Mama perlu mengecek lebih sering. Jika Mama merasa kuatir, jangan ragu untuk menghubungi Dokter ya, Ma! (IS)




saat si kecil mogok menyusu, bikin aku jadi stres, gak bergu tampilkan selengkapnya
- 1
Hai Mama, hal ini normal terjadi pada Si Kecil ya Ma, yang dapat disebabkan karena beberapa hal seperti posisi menyusui yang salah, bayi sedang tumbuh gigi, dan bayi terkena sariawan atau infeksi telinga :) ^aw
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)