Artikel/Kehamilan/Bius Epidural Saat Melahirkan, Apa Manfaat dan Risikonya?

Bius Epidural Saat Melahirkan, Apa Manfaat dan Risikonya?

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 10 Februari 2026
Ditinjau oleh dr. Venny Beauty
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Epidural sering dipilih untuk mengurangi rasa sakit saat persalinan. Pahami cara kerja, kapan diberikan, manfaat, risiko, serta hal yang perlu dipertimbangkan ibu sebelum memilih metode ini.
bius-epidural-saat-melahirkan-apa-manfaat-dan-risikonya

Bagi banyak ibu hamil, proses persalinan sering kali dibayangi rasa khawatir terhadap nyeri yang akan dirasakan. Salah satu metode yang kerap menjadi pilihan untuk membantu mengurangi rasa sakit saat melahirkan adalah bius epidural.

Metode ini sudah lama digunakan di dunia medis dan terbukti efektif membantu Mama merasa lebih nyaman selama persalinan, khususnya persalinan normal.

Yuk, ketahui selengkapnya tentang apa itu bius epidural hingga berapa lama efek bius epidural hilang lewat ulasan berikut ini.

Apa Itu Bius Epidural?

Pada dasarnya, bius epidural adalah metode anestesi regional yang diberikan dengan cara menyuntikkan obat ke ruang epidural di tulang belakang.

Tujuannya adalah untuk menghambat sinyal nyeri dari saraf bagian bawah tubuh menuju otak, sehingga rasa sakit dapat berkurang secara signifikan tanpa membuat Mama kehilangan kesadaran.

Pada persalinan normal, bius epidural biasanya diberikan saat pembukaan sudah cukup dan kontraksi mulai terasa kuat. Mama tetap bisa sadar, berkomunikasi, bahkan mengejan, namun rasa nyeri akibat kontraksi akan jauh berkurang.

Inilah alasan mengapa bius epidural sering menjadi pilihan bagi Mama yang ingin melahirkan dengan lebih nyaman.

Fungsi Bius Epidural

Perlu Mama ketahui, Manfaat bius epidural memiliki beberapa manfaat penting. Fungsi bius epidural yang paling utama adalah membantu meredakan nyeri akibat kontraksi dan pembukaan jalan lahir, sehingga Mama bisa lebih rileks selama proses persalinan.

Tak hanya itu, bius ini juga membantu persalinan lebih terkendali. Saat nyeri berkurang, Mama dapat lebih fokus mengikuti instruksi tenaga medis, termasuk saat mengejan.

Selain persalinan, bius epidural juga digunakan pada operasi bagian bawah tubuh, seperti operasi caesar, operasi panggul, atau tindakan medis tertentu.

Terakhir, bius ini dapat mengurangi stres dan kelelahan. Nyeri hebat yang berlangsung lama dapat membuat Mama kelelahan secara fisik dan mental. Dengan bius epidural, energi Mama dapat lebih terjaga hingga bayi lahir.

Jenis Bius Epidural

Menurut American Pregnancy Association, terdapat beberapa jenis bius epidural yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Jenis bius epidural ini dibedakan berdasarkan cara pemberian dan durasi kerjanya.

Jenis pertama adalah epidural tunggal (single-shot epidural). Pada metode ini, obat anestesi diberikan satu kali suntikan. Efeknya relatif singkat dan biasanya digunakan untuk prosedur dengan durasi pendek.

Jenis kedua adalah epidural kontinu. Metode ini menggunakan selang kecil (kateter) yang dimasukkan ke ruang epidural, sehingga obat dapat diberikan secara bertahap atau terus-menerus selama persalinan berlangsung.

Jenis ketiga adalah combined spinal-epidural (CSE) yang mengombinasikan anestesi spinal dan epidural, sehingga efeknya dapat terasa lebih cepat namun tetap bisa dikontrol dalam jangka waktu yang lebih lama.

Pemilihan jenis bius epidural akan ditentukan oleh dokter anestesi berdasarkan kondisi Mama, proses persalinan, serta kebutuhan medis lainnya.

Adakah Efek Samping Bius Epidural?

Seperti prosedur medis lainnya, bius epidural juga memiliki kemungkinan efek samping, meskipun tidak semua Mama mengalami efek bius epidural. Sebagian besar efek samping bersifat ringan dan sementara.

Efek bius epidural yang umum meliputi tekanan darah menurun, rasa gatal ringan, mual, atau menggigil. Beberapa Mama juga merasakan mati rasa atau kesemutan pada kaki untuk sementara waktu setelah persalinan.

Lantas berapa lama efek bius epidural hilang? Umumnya, efek anestesi akan berkurang dalam waktu 2–6 jam setelah pemberian dihentikan. Sensasi normal pada kaki dan tubuh bagian bawah akan kembali secara bertahap.

Pada kasus yang jarang terjadi, efek bius epidural dapat berupa sakit kepala hebat atau nyeri punggung ringan di area suntikan. Efek serius seperti infeksi atau kerusakan saraf sangat jarang terjadi, terutama jika prosedur dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.

Kondisi yang Tidak Disarankan Menggunakan Bius Epidural

Meski memiliki banyak manfaat, sayangnya bius epidural tidak selalu dianjurkan untuk semua orang. Terdapat beberapa kondisi medis yang membuat penggunaan bius epidural perlu dihindari atau dipertimbangkan dengan sangat hati-hati.

Bius epidural tidak disarankan pada Mama dengan gangguan pembekuan darah, infeksi di area punggung, tekanan darah sangat rendah, atau kelainan tulang belakang tertentu. Selain itu, Mama yang mengalami alergi terhadap obat anestesi juga perlu memberi tahu dokter sejak awal.

Kondisi darurat tertentu saat persalinan juga bisa membuat bius epidural tidak menjadi pilihan utama. Oleh karena itu, konsultasi menyeluruh dengan dokter kandungan dan dokter anestesi sangat penting sebelum memutuskan menggunakan bius epidural.

Yuk, download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kehamilan terpercaya, tips kesehatan Mama dan bayi, serta pendampingan yang relevan sesuai usia kehamilan.

Supaya tidak merasa sendirian selama masa kehamilan dan persiapan melahirkan, Mama juga bisa bergabung ke komunitas Hallobumil untuk berbagi pengalaman, bertanya langsung, dan saling menguatkan dengan sesama ibu hamil.

Manfaatkan health tools hitung HPL (Hari Perkiraan Lahir) agar Mama bisa merencanakan persalinan, cuti, dan mempersiapkan kebutuhan bayi dengan lebih optimal.

Jangan ketinggalan, ikuti juga event Hallobumil bersama para ahli, mulai dari dokter kandungan, bidan, hingga konselor laktasi. Dengan bekal ilmu yang tepat, setiap keputusan menjelang persalinan bisa diambil dengan lebih percaya diri dan nyaman.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
3
3
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
A

bismillah ats ijin allah smngat di lancarkan proses persalin tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, amin Ma. Sehat selalu untuk Mama dan keluarga 😊 ^ak

  • 0
AZ

tulang kemaluan terasa sakit apakah itu normal?

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image